Honorer Langsung Diangkat Bakal Ganggu Komposisi ASN
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Honorer Langsung Diangkat Bakal Ganggu Komposisi ASN

Senin, 27 Januari 2020 | 13:19 WIB
Oleh : Carlos KY Paath / JAS

Jakarta, Beritasatu.com – Komposisi Aparatur Sipil Negara (ASN) didominasi jabatan pelaksana atau administratif yaitu sebanyak 1.675.981 orang. Wacana tenaga honorer langsung diangkat sebagai pegawai negeri sipil (PNS) dinilai akan semakin mengganggu struktur komposisi ASN.

“Komposisi ASN didominasi administratif. Kalau (honorer) diangkat semua tanpa sesuai kebutuhan, mereka yang baru lulus (kuliah) tertutup peluangnya, karena formasi kan terbatas,” kata Deputi Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kementerian PAN dan RB), Setiawan Wangsaatmaja di Kantor Kementerian PAN dan RB, Jakarta, Senin (27/1/2020).

Menurut Setiawan, generasi muda yang berpotensi berpeluang terhambat menjadi ASN jika honorer serta merta diangkat menjadi PNS. “Kita ingin seleksi secara transparan, objektif, tapi kalau selalu (honorer) kita angkat, akhirnya anak-anak yang punya potensi terhambat. Esensi ini yang harus diingat,” tegas Setiawan.

Sekadar diketahui, total PNS di Indonesia mencapai 4.286.918 orang. Jabatan fungsional guru ada 1.517.654 orang, jabatan fungsional kesehatan 310.370 orang, jabatan fungsional teknis 322.846 orang, jabatan pelaksana 1.675.981 orang, dan jabatan struktural 460.067 orang.

“Saat ini pemerintah sedang perbaiki kondisi ASN. Kita benahi. Jabatan bersifat teknis ingin kita tingkatkan,” kata Setiawan.

Secara terpisah, anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrat Irwan Feccho menyoroti penghapusan istilah tenaga honorer. Hal itu sesuai kesepakatan dalam rapat kerja Komisi II DPR dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menteri PAN dan RB) Tjahjo Kumolo dan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana.

Irwan berharap kesepakatan tersebut tidak disalahartikan sebagai pemecatan tenaga honorer. Menurut Irwan, tenaga honorer justru diuntungkan karena secara otomatis nantinya wajib diangkat menjadi PNS maupun Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

“Penghapusan honorer itu jangan buru-buru salah ditafsirkan, karena justru keberuntungan bagi honorer yang ada saat ini di Indonesia. rtinya ke depan semua honorer itu wajib diangkat statusnya sebagai PNS atau PPPK tidak terkecuali honorer apa pun,” tegas Irwan saat dihubungi Beritasatu.com.

Irwan menyatakan, penghapusan tenaga honorer memang sempat menimbulkan keresahan di kalangan honorer. Konstituen Irwan di daerah pemilihan Kalimantan Timur, menanyakan menyangkut hal tersebut. Irwan berkomitmen untuk mengawal kesepakatan itu saat pembahasan revisi UU ASN.

“Dalam revisi UU ASN wajib ada poin terkait kewajiban mengangkat semua honorer menjadi PNS atau PPPK tanpa terkecuali. Momentum revisi UU ASN pada tahun ini bisa menghentikan polemik dan ketidakjelasan nasib honorer pasca-kesepakatan pemerintah dengan DPR terkait penghapusan honorer,” ujar Irwan.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Hubungan Komisioner dan Dewas KPK Diklaim Berjalan Baik

"Sampai sekarang tidak ada ketegangan. Kami sudah koordinasi dengan baik," kata Tumpak.

NASIONAL | 27 Januari 2020

Dampak Virus Korona, Kunjungan Turis Tiongkok ke Jateng Merosot

Akibat virus koron, diperkirakan potensial loss wisata Jateng Rp 3 miliaran per bulan

NASIONAL | 27 Januari 2020

Ratusan Peserta Ikuti Diklat GP Ansor di Korsel

Gus Yaqut optimistis masa depan NU akan cerah.

NASIONAL | 27 Januari 2020

Gempa Magnitudo 4,6 Terjadi di Enggano

Tidak ada potensi terjadinya tsunami akibat gempa ini.

NASIONAL | 27 Januari 2020

Kasus Korupsi Proyek Jalan, KPK Periksa Sekjen Kempupera

Anita Firmanti Eko Susetyowati bakal diperiksa sebagai saksi kasus dugaan suap terkait proyek jalan di Kalimantan Timur tahun anggaran 2018-2019

NASIONAL | 27 Januari 2020

Bandara Pattimura Pasang Pemindai Suhu Antisipasi Virus Korona

Langkah antisipasi penanganan virus korona dilakukan bagi penumpang domestik.

NASIONAL | 27 Januari 2020

4 Turis Asal Wuhan di Bintan Negatif Virus Korona

Hasil pemeriksaan lanjutan, menunjukkan bahwa keempat turis itu hanya mengalami demam biasa.

NASIONAL | 27 Januari 2020

21 Mahasiswa Surabaya di Wuhan Tak Terinfeksi Virus Korona

Saat ini ada 21 mahasiswa asal Universitas Negeri Surabaya yang sedang menempuh pendidikan di Central China Normal University (CCNU) di Kota Wuhan.

NASIONAL | 27 Januari 2020

KNPI: Desakan Menkumham Mundur Terlalu Berlebihan

"Saya rasa apa yang dilakukan ICW dkk meminta Presiden Jokowi memecat Menkumham terlalu lebay,” ujar Ketua Umum DPP KNPI Haris Pertama.

NASIONAL | 27 Januari 2020

Antisipasi Virus Korona, Seorang WNA Tiongkok Dilarikan ke Rumah Sakit di Sorong

WNA tersebut diketahui sedang melakukan kunjungan wisata ke Kabupaten Raja Ampat bersama rekannya dan kemudian mengeluhkan sakit demam dan batuk selama 2 hari.

NASIONAL | 27 Januari 2020


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS