Warga Sumut Terisolir di Wuhan, Edy Rahmayadi: Jumlahnya Masih Didata
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.321 (-2.12)   |   COMPOSITE 6289.65 (-47.85)   |   DBX 1346.19 (-12.68)   |   I-GRADE 181.205 (-1.35)   |   IDX30 507.3 (-3.78)   |   IDX80 137.13 (-1.34)   |   IDXBUMN20 404.453 (-5.99)   |   IDXESGL 139.923 (-0.37)   |   IDXG30 143.928 (-0.43)   |   IDXHIDIV20 446.912 (-3.18)   |   IDXQ30 145.336 (-0.95)   |   IDXSMC-COM 297.691 (-2.23)   |   IDXSMC-LIQ 363.216 (-3.08)   |   IDXV30 137.088 (-3.12)   |   INFOBANK15 1041.31 (-5.34)   |   Investor33 435.377 (-2.34)   |   ISSI 184.679 (-1.32)   |   JII 634.506 (-3.05)   |   JII70 224.071 (-1.43)   |   KOMPAS100 1224.8 (-8.57)   |   LQ45 952.541 (-7.79)   |   MBX 1705.32 (-12.44)   |   MNC36 322.487 (-1.62)   |   PEFINDO25 325.966 (4.31)   |   SMInfra18 310.375 (-3.1)   |   SRI-KEHATI 370.053 (-2.69)   |  

Warga Sumut Terisolir di Wuhan, Edy Rahmayadi: Jumlahnya Masih Didata

Senin, 27 Januari 2020 | 15:26 WIB
Oleh : Arnold H Sianturi / WBP

Medan, Beritasatu.com - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) masih melakukan pendataan terkait jumlah warga asal Sumut yang terisolir di Kota Wuhan, Tiongkok akibat penyebaran virus korona.

"Warga asal daerah ini yang turut terisolir di Kota Wuhan memang ada. Untuk jumlahnya masih didata. Mereka belum bisa dipulangkan," ujar Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi, di Medan, Senin (27/1/2020).

Mantan Pangkostrad ini menyampaikan, proses evakuasi oleh pemerintah terhadap WNI di Wuhan, belum memungkinkan. "Untuk mengirim tim berangkat ke daerah itu tidak memungkinkan, apalagi mengevakuasi warga kita yang masih terjebak di Wuhan. Dampak mengirim utusan dan melakukan evakuasi sangat besar," kata Edy Rahmayadi.

Menurutnya, semua warga di Wuhan, termasuk WNI asal Sumut tak boleh keluar kemana-mana. "Kalau dia sudah kena wabah. Dia harus diobati di sana. Nanti dibawa kemari, di sini lagi terjangkit. Makin repot kita semua,” ungkap Edy Rahmayadi.

Selain pendataan, Edy memastikan, virus berbahaya itu belum masuk ke Sumut. “Sampai saat ini, sampai tadi pagi, belum ada wabah korona yang masuk ke Sumatera Utara. Ini yang akan kita ketat menjaga,” ujar Edy Rahmayadi.

Langkah selanjutnya yang ditempuh dengan memperketat pengawasan terhadap orang-orang yang masuk dan akan bepergian ke luar negeri. Penumpang pesawat yang baru tiba dari negara-negara yang sudah terpapar virus ini akan diawasi dengan ketat.

Selain mengimbau petugas memperketat pengawasan, Edy meminta masyarakat menerapkan pola hidup sehat. Masyarakat juga diminta untuk tidak panik menanggapi masalah ini. “Warga masyarakat jangan gundah, jangan emosional, jangan stres. Berikan kesempatan petugas untuk melalukannya,” pungkas Edy Rahmayadi.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Mengenal Virus Korona dan Pencegahannya

Wabah virus korona telah menewaskan puluhan korban dan ratusan orang tengah kritis mendapatkan perawatan di rumah sakit di sejumlah negara.

NASIONAL | 27 Januari 2020

Kemlu Diminta Pantau dan Lindungi WNI di Wuhan dari Virus Korona

Pemerintah Indonesia sepatutnya memastikan pemerintah kota Wuhan memenuhi kebutuhan mahasiswa Aceh yang mulai kehabisan stok masker.

NASIONAL | 27 Januari 2020

Sepanjang 2005-2014, Total Tenaga Honorer yang Diangkat 1.070.092 Orang

Selama lima tahun mendatang, pemerintah tidak lagi merekrut tenaga honorer.

NASIONAL | 27 Januari 2020

Honorer Langsung Diangkat Bakal Ganggu Komposisi ASN

“Kalau (honorer) diangkat semua tanpa sesuai kebutuhan, mereka yang baru lulus (kuliah) tertutup peluangnya, kkarena formasi kan terbatas,” kata Setiawan.

NASIONAL | 27 Januari 2020

Hubungan Komisioner dan Dewas KPK Diklaim Berjalan Baik

"Sampai sekarang tidak ada ketegangan. Kami sudah koordinasi dengan baik," kata Tumpak.

NASIONAL | 27 Januari 2020

Dampak Virus Korona, Kunjungan Turis Tiongkok ke Jateng Merosot

Akibat virus koron, diperkirakan potensial loss wisata Jateng Rp 3 miliaran per bulan

NASIONAL | 27 Januari 2020

Ratusan Peserta Ikuti Diklat GP Ansor di Korsel

Gus Yaqut optimistis masa depan NU akan cerah.

NASIONAL | 27 Januari 2020

Gempa Magnitudo 4,6 Terjadi di Enggano

Tidak ada potensi terjadinya tsunami akibat gempa ini.

NASIONAL | 27 Januari 2020

Kasus Korupsi Proyek Jalan, KPK Periksa Sekjen Kempupera

Anita Firmanti Eko Susetyowati bakal diperiksa sebagai saksi kasus dugaan suap terkait proyek jalan di Kalimantan Timur tahun anggaran 2018-2019

NASIONAL | 27 Januari 2020

Bandara Pattimura Pasang Pemindai Suhu Antisipasi Virus Korona

Langkah antisipasi penanganan virus korona dilakukan bagi penumpang domestik.

NASIONAL | 27 Januari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS