Dugaan Korupsi Asabri, Tim Khusus Mabes Polri Masih Tunggu Hasil Audit BPK

Dugaan Korupsi Asabri, Tim Khusus Mabes Polri Masih Tunggu Hasil Audit BPK
Ilustrasi Asabri ( Foto: Suara Pembaruan / Ruht Semiono )
Gardi Gazarin / RSAT Selasa, 28 Januari 2020 | 11:39 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Bareskrim Polri bentuk tim khusus guna melakukan verifikasi terkait dugaan korupsi di PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata RI (Asabri). Polri hingga kini masih menunggu hasil audit Badan Pemerikaaan Keuangan (BPK) atas dugaan adanya penyelewengan dana Asabri.

Tim khusus Polri ini dibentuk atas perintah Kapolri Jenderal Idham Azis yang nantinya akan menangani kasus Asabri. "Bareskrim telah membentuk tim khusus untuk melakukan rangkaian verifikasi atas kasus Asabri," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Asep Adisaputra di Mabes Polri, Selasa (28/1/2020).

Namun tim ini belum bisa bergerak lebih maju karena masih menunggu hasil audit BPK. "Masih menunggu hasil audit resmi dari BPK," ujarnya.

Dugaan adanya tindak pidana korupsi di Asabri terungkap ke permukaan setelah Menko Polhukam Mahfud MD menyebut ada dugaan korupsi di Asabri senilai Rp 10 triliun.

Sementara itu, sebelum Ketua Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Kiagus Ahmad Badaruddin mengaku sudah mendapatkan permintaan untuk menelusuri aliran dana terkait dugaan korupsi di PT Asabri. Diketahui perusahaan asuransi tersebut mengalami penurunan aset sekitar Rp 17,6 triliun.

"Memang ada permintaan, tapi belum selesai untuk kasusnya Asabri," kata Kiagus pekan lalu. Hingga saat ini menurut Kiagus, pihaknya belum dapat mengungkap hasilnya, karena timnya sedang menelusuri.

Sementara itu, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menyetakan, pihaknya juga telah membentuk tim investigasi untuk menelusuri kasus tersebut. Hasil laporan ditemukan bahwa perusahaan asuransi tersebut mengalami penurunan aset Rp 17,6 triliun dalam satu tahun.



Sumber: Suara Pembaruan