Presiden Jokowi Akan Hadiri Puncak HPN 2020 di Banjarmasin

Presiden Jokowi Akan Hadiri Puncak HPN 2020 di Banjarmasin
Joko Widodo. ( Foto: Antara )
Gardi Gazarin / RSAT Selasa, 28 Januari 2020 | 11:50 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo akan menghadiri acara puncak Hari Pers Nasional (HPN) 2020 yang diselenggarakan di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, 9 Februari mendatang.

Hal itu disampaikan Mensesneg Pratikno didampingi Deputi Bidang Kerja Sama Dadan Wildan ketika menerima kedatangan Panitia HPN 2020 di Sekretariat Negara, Senin, (27/1/2020).

Dalam kesempatan tersebut, Ketua PWI Pusat yang juga Penanggung Jawab HPN Atal S Depari melaporkan kesiapan pelaksanaan HPN di Banjarmasin yang akan diisi sejumlah agenda kegiatan seperti, seminar, konvesi media massa, pameran pers, bakti sosial dan lainnya.

"Selain menghadiri acara puncak Hari Pers Nasional, Presiden juga dijadwalkan akan mencanangkan dimulainya Sapta Desa dan peresmian Pusat Pembibitan dan Penghijauan Nasional," jelas Atal S Depari yang didampingi Ketua Bidang Pendidikan Nurjaman, Ketua Panitia HPN Auri Jaya, Sekjen PWI Mirza Zulhadi, Bendahara Umum PWI Muhammad Ihsan, dan anggota Dewan Pers Agus Sudibyo.

Ketua Umum PWI juga menjelaskan bahwa program Sapta Desa merupakan program sarapan tambahan anak desa untuk menurunkan jumlah angka stunting di Indonesia. Jumlah stunting di Kalimantan Selatan mencapai angka 27%. Presiden Jokowi menargetkan penurununan jumlah angka stunting hingga17% untuk seluruh Indonesia, di bawah target WHO yang 20% untuk dunia.

Terkait stunting, tambah Atal S Depari, Panitia HPN membuat seminar stunting yang akan diadakan di RSUD Ulin Banjarmasin pada 7 Februari yang akan dibuka secara resmi oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, dan sebagai pembicara utama Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto.

"Menkes Terawan akan meresmikan RSUD Ulin sebagai Pusat Rujukan Penyakit Jantung dan Saraf untuk wilayah Kalimantan," ujar Atal S Depari.

Menanggapi hal itu, Mensesneg Pratikno berharap agar program pencanangan pembibitan nasional untuk penghijauan berkelanjutan menjadi agenda utama HPN.



Sumber: Suara Pembaruan