Masyarakat Jangan Panik, Belum Ada Kasus Virus Korona di Indonesia
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.204 (-2.06)   |   COMPOSITE 6290.8 (-32.05)   |   DBX 1362.34 (-1)   |   I-GRADE 180.342 (-1.16)   |   IDX30 506.102 (-3.59)   |   IDX80 136.192 (-1.32)   |   IDXBUMN20 397.025 (-3.48)   |   IDXESGL 139.555 (-0.83)   |   IDXG30 142.425 (-1.56)   |   IDXHIDIV20 448.193 (-3.29)   |   IDXQ30 145.469 (-0.81)   |   IDXSMC-COM 298.549 (-2.25)   |   IDXSMC-LIQ 357.569 (-6.36)   |   IDXV30 134.488 (-2.08)   |   INFOBANK15 1048.13 (3.23)   |   Investor33 435.467 (-1.63)   |   ISSI 181.572 (-2.16)   |   JII 618.362 (-9.56)   |   JII70 218.204 (-3.25)   |   KOMPAS100 1215.76 (-9.91)   |   LQ45 948.468 (-7.11)   |   MBX 1702.13 (-9.99)   |   MNC36 323.237 (-1.37)   |   PEFINDO25 323.55 (-1.68)   |   SMInfra18 308.555 (-4.24)   |   SRI-KEHATI 369.754 (-1.01)   |  

Masyarakat Jangan Panik, Belum Ada Kasus Virus Korona di Indonesia

Selasa, 28 Januari 2020 | 15:01 WIB
Oleh : Radesman Saragih / JEM

Jambi, Beritasatu.com - Virus korona belum ditemukan di Indonesia kendati ada pasien terduga terinfeksi virus korona dirawat di beberapa rumah sakit daerah. Karena itu masyarakat Indonesia diharapkan tidak panik akibat pemberitaan penyebaran virus korona. Namun demikian kewaspadaan terhadap penyebaran virus korona di seluruh Indonesia tetap ditingkatkan.

“Kejadian virus korona di Indonesia belum ada ditemukan hingga kini kendati di negara tetangga Malaysia, Singapura dan negara tetangga lainnya ada orang yang positif terkena virus korona. Indonesia masih aman dari penyebaran virus korona. Karena itu masyarakat Indonesia diharapkan tidak panik,”kata Staf Ahli Menteri Kesehatan (Menkes) Bidang Hukum Kesehatan, Dr Kuwat Sri Hudoyo di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raden Mattaher Jambi, Selasa (28/1/2020).

Kuwat Sri Hudoyo mengunjungi RSUD Raden Mattaher Jambi untuk melihat langsung kondisi seorang pasien terduga virus korona yang dirawat di rumah sakit tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan medis di RSUD Raden Mattaher Jambi, pasien terduga virus korona tersebut hanya terkena influenza dan infeksi saluran pernafasan biasa.

Menurut Kuwat Sri Hudoyo, Jambi juga dinyatakan masih aman dari penyebaran virus korona karena pasien terduga terinfeksi virus korona yang masih dirawat di RSUD Raden Mattaher Jambi tidak terbukti mengidap virus mematikan tersebut.

“Berdasarkan informasi mengenai pemeriksaan medis terhadap seorang pasien terduga terinfeksi virus korona yang kami peroleh langsung dari Direktur Pelayanan RSUD Raden Mattaher Jambi, dr Dewi Lestari, Selasa (28/1/2020), pasien tersebut negative virus korona, Jadi Jambi masih aman dari penyebarn virus korona,”katanmya.

Dijelaskan, potensi Jambi terkena penyebaran virus korona juga relatif kecil sebab para pendatang dari luar negeri ke Jambi, khususnya dari Tiongkok sudah menjalani pemeriksaan di negara dan daerah lain. Karena itu warga masyarakat Jambi tidak perlu panik.

“Potensi di Jambi sangat kecil terkena penyebaran virus korona. Jambi tidak bukan wilayah penyebaran virus korona yang berhubungan langsung dengan Tiongkok. Lagi pula orang asing yang datang ke Jambi sudah menjalani screening (pemeriksaan) di negara transit dan daerah lain,”katanya.

Kendati belum ada orang yang terkena virus korona di Indonesia dan Jambi, warga masyarakat tetap diminta waspada. Kewaspadaan itu penting karena obat virus korona belum ditemukan.

"Saat ini kiota fokus pada pencegahan dengan menjaga kesehatan, pola makan, gizi seimbang, istirahat cukup dan tetap menjaga perilaku hidup sehat,”katanya.

Sementara itu, Direktur Pelayanan RSUD Raden Mattaher Jambi, dr Dewi Lestari pada kesempatan tersebut mengungkapkan, pasien terduga terinfeksi virus korona di RSUD Raden Mattaher Jambi dinyatakan negatif. Pasien tersebut hanya mengalami influenza dan infeksi saluran pernafasan biasa. Kondisi pasien tersebut juga sudah semakin membaik, tetapi masih dirawat di rumah sakit tersebut.

Dijelaskan, pasien terduga terinveksi virus korona yang dirawat di RSUD Raden Mattaher Jambi seorang perempuan Warga Negara Asing (WNA) asal Kota Xi An, Tiongkok bernama Wu Dao Zen (27. Pasien tersebut bekerja sebagai guru sebuah sekolah swasta di Kota Jambi.

Menurut Dewi Lestari, pasien tersebut dirawat secara khusus di RSUD Raden Mattaaher Jambi karena pasien itu melakukan perjalanan ke Kota Wuhan, Tiongkok, akhir Desember 2019 dan kembali ke Jambi, Sabtu (4/1/2020).

“Pasien tersebut sempat berobat ke Rumah Sakit (RS) Siloam, Kota Jambi, Sabtu (25/1/2020) karena mengalami demam dan batuk. Lalu pasien tersebut dirujuk ke RSUD Raden Mattaher Jambi,”katanya.

Dijelaskan, ketika berobat ke RS Siloam, suhu badan pasien tersebut hanya 36,8 derajat Celcius. Sedangkan ketika dirujuk ke RSUD Raden Mattaher, suhu badan pasien itu hanya 37 derajat Celcius dan tidak naik lagi hingga pemeriksaan medis dilakukan, Minggu (26/1).

"Namun perawatan intensif terhadap pasien suspect virus corona tersebut dilakukan di ruang isolasi khusus hanya sebagai upaya antisipasi,”katanya.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Awasi Penyebaran Virus Korona, Gubernur Sumut Bentuk Tim Khusus

"Bandara harus diperketat pengawasan,” ujar Edy Rahmayadi.

NASIONAL | 28 Januari 2020

Kasus Korupsi Pekerjaan Fiktif Subkontraktor, KPK Periksa Dirut PT Waskita Beton

Pemeriksaan terhadap Jarot dilakukan tim penyidik untuk melengkapi berkas penyidikan dengan tersangka mantan Kepala Divisi II PT Waskita Karya, Fathor Rachman.

NASIONAL | 28 Januari 2020

Polisi Ungkap Jaringan Pencurian Barang Penumpang Pesawat Lion Air

Para pelaku ini mengaku sebagai petugas porter di Lion Air.

NASIONAL | 28 Januari 2020

Ganjar: Belum Ada Pasien Terinfeksi Virus Korona di Jateng

Ada tiga pasien di Jateng yang semula dicurigai terinfeksi virus mematikan tersebut. Dua dipastikan negatif, satu lagi masih diperiksa.

NASIONAL | 28 Januari 2020

Pemerintah Diminta Usut Dugaan Praktik Monopoli Pasar Ayam Potong

Praktik monopoli yang disinyalir sudah berlangsung sekitar 17 bulan terakhir.

NASIONAL | 28 Januari 2020

Jokowi: Omnibus Law Adalah Strategi Reformasi Birokrasi

Semua aturan dipangkas, disederhanakan dan diselaraskan menjadi satu aturan undang-undang (UU).

NASIONAL | 28 Januari 2020

Diperiksa Soal Kasus Suap PAW, Ketua KPU Akan Jawab Semua Pertanyaan KPK

Pemeriksaan terhadap Arief dilakukan penyidik untuk melengkapi berkas penyidikan dengan tersangka kader PDIP Saeful.

NASIONAL | 28 Januari 2020

Presiden Jokowi Akan Hadiri Puncak HPN 2020 di Banjarmasin

Presiden Joko Widodo akan menghadiri acara HPN 2020 yang diselenggarakan di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, 9 Februari mendatang.

NASIONAL | 28 Januari 2020

KPK Dijadwalkan Periksa Ketua KPU

Pemeriksaan ketua KPU untuk melengkapi berkas tersangka Saeful Bahri.

NASIONAL | 28 Januari 2020

Dugaan Korupsi Asabri, Tim Khusus Mabes Polri Masih Tunggu Hasil Audit BPK

Tim Khusus yang dibentuk Mabes Polri guna melakukan verifikasi dugaan korupsi dana Asabri belum bisa bergerak lebih maju karena masih menunggu hasil audit BPK.

NASIONAL | 28 Januari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS