Pelajar SMP Tewas Tenggelam di Sungai Jenggalu, Seluma
INDEX

BISNIS-27 545.471 (-7.6)   |   COMPOSITE 6413.89 (-106.77)   |   DBX 1221.71 (-6.51)   |   I-GRADE 188.988 (-3.35)   |   IDX30 542.994 (-9.18)   |   IDX80 145.925 (-3.17)   |   IDXBUMN20 438.706 (-13.3)   |   IDXESGL 150.111 (-3.04)   |   IDXG30 148.081 (-3.15)   |   IDXHIDIV20 477.43 (-7.88)   |   IDXQ30 153.853 (-2.35)   |   IDXSMC-COM 293.749 (-6.8)   |   IDXSMC-LIQ 373.577 (-15.72)   |   IDXV30 149.364 (-4.83)   |   INFOBANK15 1084.54 (-8.19)   |   Investor33 464.502 (-6.89)   |   ISSI 189.074 (-4.16)   |   JII 668.709 (-17.74)   |   JII70 233.837 (-6.47)   |   KOMPAS100 1296.34 (-25.94)   |   LQ45 1011.21 (-19.63)   |   MBX 1772.39 (-32.57)   |   MNC36 342.942 (-5.12)   |   PEFINDO25 336.865 (-11.6)   |   SMInfra18 332.042 (-9.57)   |   SRI-KEHATI 396.816 (-5.25)   |  

Pelajar SMP Tewas Tenggelam di Sungai Jenggalu, Seluma

Selasa, 28 Januari 2020 | 17:31 WIB
Oleh : Usmin / JAS

Bengkulu, Beritasatu.com - Seorang pelajar SMP asal Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Seluma, Bengkulu, Ezo Ekstrada (14), setelah tenggelam selama 22 jam di Sungai Jenggalu, akhirnya ditemukan dalam keadaan sudah meninggal.

Kepala Desa Jenggalu, Jhoni Madarling, di Bengkulu, Selasa (28/1/2020) mengatakan, korban ditemukan di dasar sungai Jenggalu dalam keadaan sudah meninggal dunia oleh warga yang biasa mencari lokan atau kerang besar di sungai tersebut, sekitar jam 14.30 WIB.

"Korban Ezo ditemukan warga sudah meninggal sekitar 25 meter dari tempat kejadian perkara (TKP). Jasad korban langsung dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan di tempat pemakaman desa bersangkutan," ujarnya.

Jhoni Madarling menambahkan, korban sempat melambaikan tangan minta pertolongan pada jarak 25 meter dari lokasi awal kejadian, sebelum tenggelam dan hilang.

Korban sempat ditolong temannya menggunakan ranting kayu, tapi upaya pertolongan tidak berhasil, karena arus sungai Jenggalu sangat deras, sehingga korban tenggelam dan hilang.

Pelajar SMP ini baru ditemukan warga setelah tenggelam selama 22 jam. Korban ditemukan sudah meninggal dunia pada Selasa (28/1) siang.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

WNI yang Dievakuasi dari Tiongkok Akan Masuk Karantina

Muhadjir memastikan, para WNI yang dievakuasi dari Tiongkok akan disteril terlebih dahulu.

NASIONAL | 28 Januari 2020

Komisioner KPU Viryan Aziz Dicecar KPK soal Proses PAW Caleg PDIP

Para Komisioner KPU, kata Viryan sepakat untuk menetapkan Riezky Aprilia sebagai anggota DPR dan menolak permintaan PDIP.

NASIONAL | 28 Januari 2020

Polri Lakukan Tiga Langkah Tangani Kasus Asabri

Pertama melakukan verifikasi kebenaran kasus ini, kedua tim melakukan langkah kordinasi untuk mendapat info internal di Asabri. Ketiga tunggu hasil BPK.

NASIONAL | 28 Januari 2020

Viryan Akui Dicecar KPK Soal Proses PAW Caleg PDIP

"Peran biasa saja kita sama-sama berpendapat. Tidak ada hal yang berbeda dengan kasus tersebut, jadi semua anggota KPU RI berpendapat sama," kata Viryan.

NASIONAL | 28 Januari 2020

Pasien Diduga Idap Virus Korona di Semarang Baru Pulang dari Wuhan

Selama dalam masa perawatan, kondisi kesehatan pasien juga terus membaik. Di ruang isolasi, yang bersangkutan bisa beraktivitas normal.

NASIONAL | 28 Januari 2020

BNPB Kirim 10.000 Masker N95 untuk WNI di Tiongkok

Pengiriman tersebut dilakukan sebagai respon cepat BNPB atas permohonan KBRI di Beijing.

NASIONAL | 28 Januari 2020

RSHS Masih Tunggu Hasil Pemeriksaan Pasien Terduga Idap Virus Korona

Keduanya memperlihatkan gejala klinis seperti demam dan ada riwayat melakukan perjalanan dari wilayah yang terpapar novel coronavirus.

NASIONAL | 28 Januari 2020

KLHK Akhiri Kerja Sama dengan WWF

Salah satu ketidaksesuaian target itu terkait kegagalan WWF Indonesia dan PT ABT menangani karhutla di konsesinya pada Agustus 2019.

NASIONAL | 28 Januari 2020

Masyarakat Jangan Panik, Belum Ada Kasus Virus Korona di Indonesia

Menurut Kuwat Sri Hudoyo, Jambi juga dinyatakan masih aman dari penyebaran virus korona.

NASIONAL | 28 Januari 2020

Awasi Penyebaran Virus Korona, Gubernur Sumut Bentuk Tim Khusus

"Bandara harus diperketat pengawasan,” ujar Edy Rahmayadi.

NASIONAL | 28 Januari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS