Antisipasi Virus Korona, RSUD Yunus Bengkulu Siapkan Ruang Isolasi Khusus
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Antisipasi Virus Korona, RSUD Yunus Bengkulu Siapkan Ruang Isolasi Khusus

Selasa, 28 Januari 2020 | 21:14 WIB
Oleh : Usmin / JAS

Bengkulu, Beritasatu.com - Rumah sakit umum daerah (RSUD) M Yunus Bengkulu, telah menyiapkan ruang isolasi khusus untuk mengantisipasi berjangkitnya virus korona di daerah ini.

"Kita tetap melakukan antisipasi terhadap berjangkitnya virus korona di Bengkulu, salah satunya menyiapkan ruangan isolasi khusus di RSUD M Yunus Bengkulu," kata Wakil Direktur RSUD M Yunus Bengkulu, Ismi Fahri, di Bengkulu, Selasa (28/1/2020).

Ia mengatakan, selain menyiapkan ruangan isolagi bagi warga terjangkit virus korona juga sekaligus disiagakan petugas medis, termasuk perawat. Dengan demikian, jika ada warga yang terindikasi terkena virus korona langsung dirawat di RSUD M Yunus Bengkulu.

Meski demikian, tutur Ismi, potensi akan berjangkit virus korona di Bengkulu, sangat kecil kemungkinannya, karena orang asing yang keluar masuk ke daerah ini sedikit sekali. Kalau ada orang asing masuk ke Bengkulu, sudah melalui pintu di pelabuhan dan bandara pertama kali mereka datang ke Indonesia.

Selanjutnya baru kemudian ke Bengkulu, setiba di bandara dan pelabuhan di Bengkulu, mereka menjalani pendeteksian yang ketat dari petugas setempat. Dengan demikian, katanya, tipis kemungkinan virus korona masuk ke Bengkulu.

Meski di Bengkulu, cukup banyak TKA asal Tiongkok yang bekerja di PLTU dan pertambangan baru bara, tapi mereka masuk ke Bengkulu melalui Bandara Soekarno Hatta baru kemudian ke daerah ini, sehingga jika mereka terjangkit virus korona akan ketahuan di Bandara Soekarno-Hatta.

Selain itu, sampai sekarang belum ada TKA asal Tiongkok baru masuk ke Bengkulu. "Semua TKA yang ada di Bengkulu dari pantuan pihak terkait seperti Imigrasi dan Disnakertran sudah lama berada di daerah ini. Bahkan, sebagian mereka sudah kembali ke negaranya karena pekerjaan mereka sudah habis," ujarnya.

Ismir menambahkan, untuk memastikan seseorang terjangkit virus korona perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Sehingga ketika ditemukan pasien yang terduga terpapar virus tersebut, statusnya tidak langsung bahaya, tapi masih dalam tahap dengan kecurigaan.

Ismi menambahkan, dalam penelitian sebenarnya virus korona akan mati pada suhu ruangan yang cukup panas, dan virus tersebut juga dapat mati dengan alkohol kadar 70 persen.

"Bengkulu merupakan daerah tropis yang memiliki suhu cukup panas, sehingga virus korona sulit untuk berkembang dan pasti akan cepat mati. Insyaallah virus korona tidak berjangkit di Bengkulu," ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah menegaskan, daerah ini masih aman dari ancaman penyebaran virus korona asal Wuhan, Tiongkok tersebut.

"Saat ini, Provinisi Bengkulu, aman dari ancaman penyebaran virus korona. Pintu masuk Bengkulu melalui Bandaran Fatmawati dan Pelabuhan Pulau Baai, sudah dijaga dengan menempatkan alat deteksi virus tersebut," ujarnya.

Dijelaskan, Dinkes Provinsi Bengkulu, telah menempatkan petugas medis dan pemasangan alat thermal scanner (pemindai panas) di Bandara Fatmawati dan Pelabuhan Pulau Baai, Kota Bengkulu, guna memastikan orang asing tiba di Bengkulu, terutama asal Tiongkok tidak terjangkit virus mematikan tersebut.

"Jadi, kita sangat ketat melakukan pengawasan orang asing yang baru tiba di Bengkulu. Setiap orang asing yang tiba di Bengkulu, menjalani pemeriksaan thermal scanning guna memastikan tidak terjangkit virus korona," ujarnya.

Dengan pemeriksaan yang ketat terhadap kedatangan orang asing di bandara dan pelabuhan laut di daerah ini, maka kemungkinan virus korona masuk ke Bengkulu, tipis sekali. Namun demikian, Pemprov Bengkulu, tetap mewaspadai virus tersebut.

Gubernur Rohidin menambahkan, pemprov sudah menggandeng seluruh stakeholder untuk saling berperan dalam mencegah virus korona masuk ke daerah ini. Sedangkan deteksi dini penyebaran virus korona sudah dilakukan Pemprov Bengkulu bekerja sama dengan pihak Imigrasi, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), dan Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat.

Selain itu, Pemprov Bengkulu juga sudah menyiapkan ruang dan tenaga khusus di RSUD M Yunus setempat, sehingga jika ada orang terindikasi terjangkit virus korona langsung diisolasi di ruangan khusus yang telah disediakan tersebut.

"Jadi, berbagai macam bentuk antisipasi berjangkitnya virus korona di Bengkulu, sudah kita lakukan dan berharap Bengkulu bebas dari berjangkitnya virus mematikan manusia tersebut," ujarnya.

Rohidin mengimbau masyarakat Bengkulu, agar tidak perlu panik dan galau terhadap virus korona, karena pemerintah telah melakukan penanganan secara intensif dan sistematis untuk melindungi masyarakat.

"Langkah antisipasi telah kita dilakukan. Demikian pula fasilitas kesehatan sudah disiapkan. Selanjutnya, kita akan buat edaran agar bupati dan wali kota di Bengkulu juga melakukan hal yang sama, sehingga wilayah kabupaten dan kota terjaga dari penyebaran virus tersebut," ujarnya.

Kepala Kantor Imigrasi Bengkulu, Samsu Rizal mengatakan, pihaknya akan memperketat setiap orang asing masuk ke daerah, khususnya yang berasal dari Tiongkok. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi berjangkitnya virus korona di Bengkulu.

"Sejak merebaknya isu virus korona di Tanah Air, kita mulai melakukan pengawasan dan memperketat orang asing masuk ke Bengkulu, terutama TKA asal Tiongkok. Sebab, virus mematikan itu berasal dari Tiongkok," ujarnya.

Dengan pengawasan keluar masuk orang asing tersebut, sehingga diharapkan tidak ada WNA yang datang ke daerah ini terjangkit virus korona. Soalnya, jika mereka terindikasi terjangkit korona akan terpantau oleh petugas di bandara dan pelabuhan daerah ini.

"Jadi, kecil kemungkinan WNA yang terjangkit virus korona lolos masuk ke Bengkulu. Namun demikian, semua pihak di Bengkulu tetap mewaspadai virus mematikan ini masuk ke daerah ini," ujarnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan


BERITA LAINNYA

Mendikbudristek Nadiem Makarim Menginap di Rumah Guru untuk Belajar

Nadiem bermalam di rumah seorang guru di Plaosan, Tlogoadi, Mlati, Sleman, DI Yogyakarta.

NASIONAL | 17 September 2021

IDI: Serangan terhadap Nakes di Kiwirok Kejahatan Kemanusiaan Serius

IDI menyatakan bahwa serangan terhadap tenaga kesehatan di Kiwirok, Papua, merupakan kejahatan kemanusiaan serius.

NASIONAL | 17 September 2021

Kasus Asusila di Pringsewu, Pelaku Diganjar 7 Tahun 6 Bulan Penjara

Febri Wijaya alias Protol (29) diganjar hukuman penjara 7 Tahun 6 Bulan karena terbukti telah melakukan tindak asusila terhadap anak di bawah umur

NASIONAL | 16 September 2021

LAN Serahkan Sertifikat Akreditasi kepada Lembaga Pelatihan, Ini Daftarnya

LAN pada tahun 2021, kembali melakukan akreditasi tahap I terhadap 24 Lembaga Pelatihan

NASIONAL | 15 September 2021

Forum Rektor: Siapkan Perkuliahan Bauran dengan Melihat Kondisi Setempat

Forum Rektor Indonesia menyatakan para rektor menyambut baik persiapan perkuliahan tatap muka (PTM) terbatas yang dilaksanakan secara bertahap dan bersyarat.

NASIONAL | 15 September 2021

Kesalahan Pemkot Palu Laporkan Data BOR Berdampak Fatal

Rizal meminta Pemerintah Kota Palu betul-betul menjadikan kesalahan itu sebagai pembelajaran berharga agar tidak kembali terulang.

NASIONAL | 16 September 2021

Jenazah Gabriela Belum Berhasil Dievakuasi dari Jurang di Kiwirok

Jenazah Gabriella belum bisa dievakuasi karena sejak pagi kawasan itu dilanda hujan dan berkabut sehingga menyulitkan untuk melakukan evakuasi.

NASIONAL | 16 September 2021

Dukung PTM, Pemda Diminta Percepat Penuntasan Vaksinasi Pendidik

Pemerintah daerah didorong untuk mempercepat program vaksinasi Covid-19 untuk pendidik dan tenaga kependidikan.

NASIONAL | 16 September 2021

Pemerintah Mulai Longgarkan Larangan Orang Asing Masuk Indonesia

Pemerintah mulai melonggarkan larangan orang asing masuk ke Indonesia dengan diterbitkannya Permenkumham 34/2021

NASIONAL | 16 September 2021

Tinjau PTM Terbatas di Banten, Wapres Sampaikan Pembelajaran Jarak Jauh Tak Optimal

Wapres menyatakan, PTM terbatas sangat penting dilakukan karena tidak optimalnya pembelajaran jarak jauh (PJJ)

NASIONAL | 16 September 2021


TAG POPULER

# KKB


# Trending Topic


# Update Covid-19


# Vaksin Nusantara


# Erick Thohir



TERKINI
UE Janjikan 200 Juta Dosis Vaksin Covid-19 untuk Negara Miskin

UE Janjikan 200 Juta Dosis Vaksin Covid-19 untuk Negara Miskin

DUNIA | 8 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings