Logo BeritaSatu

Polisi Tetapkan 3 Petinggi Sunda Empire Tersangka

Selasa, 28 Januari 2020 | 22:04 WIB
Oleh : JAS

Bandung, Beritasatu.com - Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Barat resmi menetapkan tiga petinggi Sunda Empire menjadi tersangka kasus penyebaran berita bohong.

Kabidhumas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Saptono Erlangga mengatakan tiga petinggi yang menjadi tersangka itu di antaranya bernama Nasri Banks sebagai perdana menteri, Raden Ratna Ningrum sebagai ratu agung, dan Ki Ageng Ranggasasana sebagai sekretaris jenderal.

"Sunda Empire ini merupakan penyebaran berita bohong yang sengaja untuk membuat keonaran di masyarakat atau dengan sengaja menyebarkan berita yang tidak pasti," kata Saptono di Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Barat, Kota Bandung, Selasa (28/1/2020).

Saat pengungkapan kasus, polisi menghadirkan dua tersangka Nasri dan Ratna. Kedua tersangka yang merupakan petinggi Sunda Empire itu mengenakan baju tersangka berwarna biru.

Sedangkan untuk Ranggasasana, Saptono mengatakan bahwa tersangka tersebut sedang dalam perjalanan menuju Polda Jawa Barat.

Saptono menjelaskan pengusutan kasus tersebut diawali dari adanya laporan dari budayawan yang merupakan Ketua Majelis Adat Sunda, Ari Mulia. Kemudian polisi meminta keterangan dari sejumlah saksi anggota Sunda Empire maupun saksi ahli.

"Kemudian penyidik telah melakukan gelar perkara terkait dengan Sunda Empire, dari hasil keterangan ahli dari alat bukti penyidik berkesimpulan bahwa kasus ini memenuhi unsur pidana," kata Saptono.

Tersangka Nasri dan Ratna diketahui merupakan pasangan suami istri yang berdomisili di Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung. Sedangkan tersangka Ranggasasana merupakan warga domisili Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Banten.

Sementara itu Direktur Reskrimum Polda Jawa Barat, Kombes Pol Hendra Suhartiyono mengatakan ketiga tersangka tersebut terbukti memenuhi unsur pidana penyebaran berita bohong karena membuat masyarakat resah tentang kebenaran sejarah.

"Akibatnya masyarakat jadi bertanya-tanya apakah benar apa yang dikatakan Sunda Empire ini, itu kan sama saja membuat resah masyarakat," kata Hendra.

Atas perbuatannya, ketiga tersangka petinggi Sunda Empire itu dijerat pasal berlapis dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara.

Polisi menjerat mereka dengan Pasal 14 dan Pasal 15 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 1946 tentang penyebaran berita bohong dan menyiarkan kabar yang tidak pasti.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: ANTARA

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Pemprov DKI Jakarta Akan Bangun Rusunawa di Pulau Reklamasi

Pemprov DKI Jakarta akan membangun rumah susun sewa atau rusunawa di pulau reklamasi, yaitu Pulau C atau Pantai Kita.

NEWS | 25 September 2022

Ledakan di Asrama Brimob Sukoharjo karena Kelalaian Anggota Polisi

Ledakan di Asrama Brimob Sukoharjo bukan aksi teror melainkan karena kelalaian anggota polisi yang menjadi korban ledakan.

NEWS | 25 September 2022

Ledakan di Asrama Polisi Diduga Berasal dari Bahan Petasan

Ledakan yang terjadi di Asrama Polisi Grogol Indah Solo Baru, Sukoharjo, Jawa Tengah, Minggu (25/9/2022) diduga berasal dari bahan petasan.

NEWS | 25 September 2022

Mabes Polri Benarkan Ledakan di Asrama Polisi Sukoharjo

Mabes Polri membenarkan telah terjadi ledakan di Asrama Polisi Grogol Indah Solo Baru, Sukoharjo, Jawa Tengah, Minggu (25/9/2022).

NEWS | 25 September 2022

Kapolda: Ledakan di Asrama Brimob Sukoharjo Bukan Aksi Teror

Ledakan di Asrama Brimob Sukoharjo ternyata karena kelalaian petugas dan bukan aksi teror yang sengaja ditujukan bagi aparat kepolisian.

NEWS | 25 September 2022

Indonesia Rintis Kerja Sama Lalu Lintas Data dengan Portugal

Indonesia tengah berupaya menjalin kerja sama konektivitas data internasional dengan menggunakan infrastruktur milik Portugal.

NEWS | 25 September 2022

Jelang Akhir Tahun, TECH Masuk Paket Saham ETF State Street

Menjelang akhir tahun 2022 saham PT IndoSterling Technomedia (TECH) berhasil masuk dalam Exchange Trade Fund (ETF).

NEWS | 25 September 2022

Kebakaran di Hutan Gunung Ciremai Berhasil Dipadamkan

Petugas gabungan beserta masyarakat setempat memadamkan kebakaran di kawasan hutan Taman Nasional Gunung Ciremai.

NEWS | 25 September 2022

Pemerintah Pusat Lakukan Pengawasan Sangat Ketat Dana Otsus Papua

Pemerintah pusat akan melakukan pengawasan sangat ketat terkait dana otonomi khusus (otsus) Papua.

NEWS | 25 September 2022

Mahfud Tegaskan KPK Punya Mekanisme soal Pemeriksaan Lukas Enembe

Mahfud MD menegaskan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memiliki mekanisme terkait pemeriksaan terhadap Gubernur Papua, Lukas Enembe.

NEWS | 25 September 2022


TAG POPULER

# Iran


# Kudeta Tiongkok


# Guru Besar UGM Tergulung Ombak


# Xi Jinping


# Lukas Enembe


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Pemprov DKI Jakarta Akan Bangun Rusunawa di Pulau Reklamasi

Pemprov DKI Jakarta Akan Bangun Rusunawa di Pulau Reklamasi

NEWS | 6 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings