Tim Khusus Polri Buru Harun Masiku

Tim Khusus Polri Buru Harun Masiku
Harun Masiku ( Foto: istimewa )
Farouk Arnaz / FER Selasa, 28 Januari 2020 | 22:19 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Polri membentuk tim khusus untuk mencari kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Harun Masiku, yang hilang bak ditelan bumi setelah ditetapkan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Atas perintah kapolri yang sangat konsen membantu KPK untuk mencari HM sehingga ada tim khusus lidik dan kerja sama aktif dengan KPK. Sampai hari ini status pencarian HM masih penyelidikan dan segala daya upaya kita maksimalkan untuk ketahui keberadaannya,” kata Kabag Penum Polri, Kombes Asep Adi Saputra, di Mabes Polri Jakarta, Selasa (28/1/2020).

Seperti diberitakan, polisi mengaku pencarian telah dilakukan hingga ke rumah pribadi Harun di Gowa, Sulawesi Selatan namun yang bersangkutan tidak ada.

Harun awalnya diduga ada di Singapura namun kemudian diralat dia ada di Indonesia. Dia telah ditetapkan tersangka dalam kasus dugaan suap terhadap mantan komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan.

KPK menyebut Wahyu telah menerima uang senilai Rp 600 juta, dari Rp 900 juta yang diminta, dari Harun dan sumber dana lainnya yang belum diketahui identitasnya.

KPK menetapkan total empat tersangka dalam kasus ini. Selain Wahyu dan Harun, KPK juga menetapkan mantan anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) -yang juga orang kepercayaan Wahyu- Agustiani Tio Fridelina dan pihak swasta bernama Saeful.



Sumber: BeritaSatu.com