Banjir Terjang Tujuh Desa di Tapanuli Tengah

Banjir Terjang Tujuh Desa di Tapanuli Tengah
Ilustrasi banjir bandang. (Foto: Antara / Nazran)
Arnold H Sianturi / FER Rabu, 29 Januari 2020 | 15:08 WIB

Tapanuli Tengah, Beritasatu.com - Tujuh desa di Kecamatan Barus, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara (Sumut), diterjang banjir dengan ketinggian mencapai 2 meter hingga 2,5 meter, Rabu (29/1/2020) dini hari.

Polda Sumut Data 50 Titik Rawan Longsor

Banjir akibat hujan deras tersebut, mengakibatkan seorang warga meninggal dunia, 22 orang mengalami luka dan 700 kepala keluarga (KK) terdampak banjir.

Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Agus Wibowo, tujuh desa/kelurahan itu meliputi, Desa Kampung Mudik, Desa Pasar Terandam, Desa Bungo Tanjung, Desa Kinali, Desa Ujung Batu, Kelurahan Batu Gerigis dan Kelurahan Padang Masiang.

"Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tapanuli Tengah dibantu unsur terkait seperti Dinas Sosial, Dinas Kesehatan dan Basarnas sudah turun melakukan evakuasi di lapangan. Warga korban terdampak banjir dievakuasi ke posko pengungsian. Sementara, pencarian terhadap korban yang hilang masih dilakukan," kata Agus Wibowo.

Pakar LIPI: Jakarta Butuh Banyak Lumbung Air

Agus menyampaikan, penanganan tanggap darurat terhadap korban banjir sedang dilakukan. BPBD Tapanuli Tengah mendirikan tenda pengungsian, dinas sosial membuka dapur umum, dinas kesehatan membuka posko kesehatan darurat dan memberi pertolongan pertama kepada korban luka maupun yang terserang penyakit.

Menurut Agus, pemerintah pusat sudah menginstruksikan seluruh daerah dalam kesiapsiagaan mengantisipasi bencana. Adapun rekomendasi itu yakni, membentuk posko kesiapsiagaan pemerintah daerah dan melakukan pemantauan secara cermat terhadap informasi cuaca.



Sumber: Suara Pembaruan