Banjir Terjang 7 Desa di Tapanuli Tengah, 6 Orang Meninggal

Banjir Terjang 7 Desa di Tapanuli Tengah, 6 Orang Meninggal
Ilustrasi banjir bandang. ( Foto: Antara )
Arnold H Sianturi / FER Rabu, 29 Januari 2020 | 15:14 WIB

Tapanuli Tengah, Beritasatu.com - Banjir bandang yang menerjang tujuh desa di Kecamatan Barus, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara (Sumut), menewaskan 6 orang warga. Sementara, 3 orang lainnya dinyatakan hilang.

Banjir Terjang Tujuh Desa di Tapanuli Tengah

"Sudah dievakuasi sebanyak 6 orang dalam kondisi meninggal dunia. Pencarian terhadap 3 orang yang dinyatakan hilang masih dilakukan," ujar Sekertaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tapanuli Tengah, Agus Haryanto, Rabu (29/1/2020).

Agus mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Tengah sudah menetapkan status tanggap darurat selama 7 hari ke depan. Status tanggap darurat terhitung mulai hari ini hingga 5 Februari mendatang.

"Pemkab Tapanuli Tengah telah melakukan sinergi dengan TNI/Polri untuk melakukan penanganan dan proses evakuasi terhadap korban. Dinas Sosialjuga sudah mendirikan posko pengungsian dan dapur umum di Kecamatan Barus dan Andam Dewi," tegas Agus Haryanto.

Polda Sumut Data 50 Titik Rawan Longsor

Seperti yang dilaporkan, hujan deras selama beberapa jam mengakibatkan banjir di tujuh Desa di Kecamatan Barus, Tapanuli Tengah. Banjir besar itu melukai 22 orang warga dan 700 kepala keluarga (KK) terpaksa mengungsi ke dataran tinggi.

Saat ini, Polres Tapanuli Tengah, TNI dan Pemkab Tapanuli Tengah, serta Bantuan SAR dari Kota Sibolga sudah memberikan bantuan pencarian korban dan pembuatan dapur umum untuk membantu korban yang tertimpa musibah banjir.



Sumber: Suara Pembaruan