Bintang Beasiswa Jaring 60 Wanita Muda Berprestasi

Bintang Beasiswa Jaring 60 Wanita Muda Berprestasi
Seluruh pembicara dalam konferensi pers Fair and Lovely Bintang Beasiswa 2020, di Jakarta, Rabu (29/1/2020). ( Foto: Beritasatu Photo / Istimewa )
Indah Handayani / FER Rabu, 29 Januari 2020 | 21:13 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - PT Unilever Indonesia Tbk, kembali menyelenggarakan 'Fair & Lovely Bintang Beasiswa' untuk membuka akses pendidikan bagi wanita muda Indonesia.

Program yang bekerja sama dengan Hoshizora Foundation ini, mencari 60 wanita muda berprestasi Indonesia yang akan penerima beasiswa, perluasan wilayah jangkauan dan program pendampingan baru yaitu kewirausahaan.

Head of Marketing Skin Care Category PT Unilever Indonesia Tbk, Amaryllis Esti, menjelaskan, selama tiga tahun terakhir pihaknya selalu mendapatkan sambutan luar biasa dari para wanita muda berprestasi di berbagai wilayah Indonesia yang ingin berkembang dan mengejar impian mereka. Bahkan, pihaknya menerima hingga 40.000 pendaftar tahun lalu.

"Di tahun ini, kami menyiapkan peluang lebih serta membuka akses pendidikan seluas-luasnya dengan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi," ujar Amaryllis Esti dalam keterangan persnya, Rabu (29/1/2020).

Menurut Esti, Bintang Beasiswa merupakan program dukungan untuk wanita muda Indonesia dengan aspirasi, motivasi dan prestasi, guna melanjutkan pendidikan tinggi namun terkendala secara finansial.

"Sejak 2017, program ini telah membantu 150 wanita muda Indonesia mendekat ke cita-citanya. Langkah mereka juga turut membangkitkan semangat dan meyakinkan wanita muda lain di wilayah asalnya agar tidak ragu meraih masa depan yang cerah, mengoptimalkan perannya dan mampu bersaing," tandas Esti.

Project Manager Hoshizora Foundation, Lintang Gustika, memaparkan, saat ini wanita Indonesia sudah semakin berdaya. "Peranan wanita sebagai aset sumber daya manusia yang tak kalah unggul kini makin terlihat," kata Lintang.

Menurut Lintang, hasil riset Women in Business 2019 menyebutkan, di wilayah ASEAN (termasuk Indonesia), 94 persen perusahaan memiliki setidaknya satu wanita pada posisi kepemimpinan yang strategis. Selain itu, partisipasi angkatan kerja wanita Indonesia pun relatif stabil dan cenderung meningkat mencapai 55,50 persen di awal 2019.

"Agar kesempatan bagi para wanita muda untuk menunjukkan peranannya makin merata, akses terhadap pendidikan yang lebih tinggi di Indonesia menjadi penting karena pendidikan merupakan bekal utama di tengah tuntutan era disruptif teknologi yang makin menantang," kata Lintang.



Sumber: Investor Daily