Pelaku Pembacokan di Yogyakarta Diduga Pakai Narkoba Sebelum Beraksi
INDEX

BISNIS-27 540.837 (-8.19)   |   COMPOSITE 6428.31 (-54.9)   |   DBX 1183.86 (16.52)   |   I-GRADE 188.148 (-2.58)   |   IDX30 539.476 (-8.89)   |   IDX80 144.979 (-1.68)   |   IDXBUMN20 440.639 (-3.89)   |   IDXESGL 147.926 (-1.09)   |   IDXG30 146.726 (-1.41)   |   IDXHIDIV20 473.385 (-7.91)   |   IDXQ30 152.644 (-1.92)   |   IDXSMC-COM 299.578 (-0.96)   |   IDXSMC-LIQ 376.282 (-1.41)   |   IDXV30 152.705 (-1.81)   |   INFOBANK15 1086.82 (-23.03)   |   Investor33 459.04 (-6.31)   |   ISSI 190.39 (-0.94)   |   JII 671.594 (-3.85)   |   JII70 236.079 (-1.46)   |   KOMPAS100 1294.89 (-15.54)   |   LQ45 1002.38 (-13.63)   |   MBX 1785.38 (-21.17)   |   MNC36 340.467 (-4.76)   |   PEFINDO25 342.936 (-2.7)   |   SMInfra18 325.457 (-0.02)   |   SRI-KEHATI 391.973 (-5.4)   |  

Pelaku Pembacokan di Yogyakarta Diduga Pakai Narkoba Sebelum Beraksi

Minggu, 2 Februari 2020 | 19:18 WIB
Oleh : Fuska Sani Evani / FMB

Yogyakarta, Beritasatu.com - Sebanyak dua orang terluka akibat dibacok golok di Kecamatan Nanggulan, Kabupaten Kulonprogo, DIY pada Sabtu (1/2/2020) malam. Pelaku juga mengancam korban dengan senjata airsoft gun sebelum melakukan pembacokan.

Korban, Muhammad Apriadi dan Heri asal Nanggulan menderita luka bacokan di belakang kepala dan lengan.

Berdasar keterangan saksi yang disampaikan Kapolsek Nanggulan, AKP Darsono, Minggu (2/2/2020), kejadian terjadi sekitar pukul 19.30 WIB di sebuah pertigaan Desa Kembang, Kapanewon Nanggulan.

Pelaku terdiri dari tiga orang dan mereka berboncengan menggunakan sebuah sepeda motor matic putih berjenis Vario.

Saksi berinisial BP, sempat berpapasan dengan pelaku yang berbonceng tiga di pertigaan Dusun Krinjing Lor. Ketika saksi hendak pergi ke tukang jahit, tiba-tiba melihat pelaku meletuskan tembakan.

Saksi lain yakni ST, BD, PJ dan PT, mereka sempat dihampiri ketiga pelaku dan melihat dua pelaku membawa parang dan yang lainnya membawa senjata airsoft gun. Usai mengancam warga, pelaku pergi dan sempat meletuskan dua kali tembakan.

Pelaku bertemu korban pertama tidak jauh dari lokasi. Saat itu, korban yang mengendarai motor dipukul dengan senapan dan setelah terjatuh, salah satu pelaku melakukan penganiayaan dengan pedang.

"Mereka menjumpai korban di pertigaan dan melakukan pembacokan serta pemukulan menggunakan senjata api. Korban pun ditinggalkan begitu saja," katanya.

Sedangkan korban lainnya, tidak mengalami luka, hanya terkena sabetan gasper pelaku. Korban pun sempat menjalani perawatan di RS PKU Muhamadiah Nanggulan.

Berdasar pengembangan kasus tersebut, Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Yuliyanto menyampaikan bahwa jajaran Kepolisian Resor (Polres) Kulonprogo berhasil meringkus pelaku penyalahgunaan psikotropika. Pelaku berinsial NOV ditangkap di Jalan Sentolo-Brosot, Kapanewon Sentolo, Kulonprogo, dengan barang bukti 58 butir pil calmer 1 mg dan 30 butir pil alparazolan 0,5 mg.

"Siapa pengedar psikotropika tersebut masih akan terus dikembangkan. Ini juga termasuk informasi terkait pelaku kejahatan jalanan yang sebelum melancarkan aksinya, menenggak psikotropika tersebut. Ini semua akan didalami secara intensif," ujar Yuliyanto.

Polres kulonprogo sudah mengantongi identitas pelaku, senapan angin sudah diamankan. Terduga dengan inisial S sedang dicari keberadaannya dan yang bersangkutan berbahaya karena senjata tajam yang dipakai oleh terduga pelaku kemungkinan besar masih dibawanya.

Klithih di Sleman
Sementara itu, pada Sabtu dini hari, pukul 04.30 WIB, seorang driver ojek online mengalami penganiayaan di Sleman, yang menyebabkan luka di wajah akibat sabetan pedang.

Aksi kekerasan jalanan tanpa motif yang dikenal dengan sebutan ‘klithih’ tersebut, menimpa Enriko Christanto (40) warga Gedongan, Bangunjiwo, Kasihan, Bantul.

Kanit Reskrim Polsek Gamping, Iptu Tito Satria Perdana, mengatakan aksi klithih terjadi di Jalan Kabupaten, tepatnya di Dusun Bragasan, Pedukuhan Mayangan, Trihanggo, Gamping, Sleman.

Korban saat itu sedang mengantarkan penumpangnya melintasi Jalan Kabupaten. Korban berpapasan dengan pelaku dari arah berlawanan yang langsung mengayunkan senjata tajam dan mengenai bagian muka korban sehingga mengalami luka robek pada mulut.

Tito menambahkan kondisi korban sampai saat ini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Akademik (RSA) UGM dan langsung dilakukan tindakan operasi. Polisi kini masih mengejar pelaku klithih serta memeriksa sejumlah saksi.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Sampah Plastik dan Rokok Diduga Penyebab Kematian Puluhan Penyu

Kematian penyu akibat terikat jaring, dan ditemukan kantong plastik deterjen, tali, filter rokok, dan kayu pada saluran pencernaan.

NASIONAL | 2 Februari 2020

Penghargaan Internasional untuk Novel Diharapkan Memotivasi Pegawai KPK

Novel Baswedan bakal mendapat penghargaan International Anti-Corruption Award 2020 dari GIACC Malaysia.

NASIONAL | 2 Februari 2020

Erick Thohir Minta BUMN Antisipasi Penyebaran Virus Korona

Erick memberikan perhatian khusus kepada sejumlah BUMN yang terkait dengan arus masuk-keluar penumpang dari dan ke Tiongkok

NASIONAL | 2 Februari 2020

Ombudsman Sumut: Toilet Khusus Harus Ada di Ruang Isolasi Korona

Ombudsman mengatakan belum ada fasilitas toilet khusus pasien diduga idap korona di Bandara Kualanamu.

NASIONAL | 2 Februari 2020

Pengungsi Banjir Tapteng Mulai Terserang Penyakit

Pengungsi yang mendatangi posko kesehatan tersebut, rata-rata terserang penyakit ringan seperti, influenza, dispepsia, nyeri otot, ISPA, hingga rheumatoid.

NASIONAL | 2 Februari 2020

Gubernur Jabar Apresiasi Gerakan Penghijauan PDIP

Pemprov Jabar akan mendorong kegiatan penanaman pohon ini sebagai gerakan bersama masyarakat Jawa Barat.

NASIONAL | 2 Februari 2020

Pemerintah Larang Turis Tiongkok Masuk ke Indonesia

Penerbangan langsung dari dan ke daratan Republik Rakyat Tiongkok (RRT) ditunda untuk sementara.

NASIONAL | 2 Februari 2020

Penghina Wali Kota Surabaya Ditangkap

Priyono menuturkan, polisi mengamankan pelaku pada Jumat (31/1/2020) malam.

NASIONAL | 2 Februari 2020

Pemkab Natuna Liburkan Pelajar Selama Karantina WNI dari Wuhan

Surat edaran dari Sekretariat Daerah Natuna tentang pelajar diliburkan selama dua pekan itu sebagai upaya pencegahan.

NASIONAL | 2 Februari 2020

Kemhub Awasi Proses Mitigasi Pesawat Batik Air Pascaevakuasi WNI

Langkah mitigasi pesawat merupakan prosedur yang telah ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan.

NASIONAL | 2 Februari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS