Wapres Minta Dunia Kampus Perbanyak Riset

Wapres Minta Dunia Kampus Perbanyak Riset
Wakil Presiden, Ma'ruf Amin. ( Foto: Istimewa )
Markus Junianto Sihaloho / FMB Senin, 3 Februari 2020 | 19:20 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin meminta agar Universitas Indonesia (UI) dan universitas lainnya berperan dalam pembangunan melalui pengembangan konsep, riset, inovasi, dan kerja sama dengan pihak-pihak terkait.

“Indonesia ingin menjadi negara maju. Pembangunan di semua aspek seperti politik, sumber daya manusia, teknologi informasi, reformasi birokrasi, serta penyederhanaan regulasi harus ditingkatkan," kata Wakil Presiden Ma'ruf Amin yang menerima Rektor Universitas Indonesia (UI) Ari Kuncoro, di Kantor Wapres, Jalan Merdeka Utara Nomor 15 Jakarta, Senin (3/2/2020).

Secara khusus, Wapres menyinggung tugas kampus untuk bisa membantu pemerintah mencari hingga melaksanakan sistem ekonomi yang bisa menurunkan kesenjangan antara kota dengan desa.

Wapres juga menilai bahwa pembangunan harus didukung dengan sistem politik dan keamanan yang stabil. Untuk itu, pemerintah terus berupaya dalam mengembangkan program kontraradikalisme dan deradikalisme.

“Penanganan radikalisme harus dilakukan dari hulu ke hilir. Dimulai dari pendidikan hingga komitmen kebangsaan dan kenegaraan,” ujar Kiai Ma'ruf.

Rektor UI Ari Kuncoro, kepada Wapres Kiai Ma'ruf, menyampaikan bahwa pihaknya sedang mengembangkan riset terkait sufficient economic philosophy yang dipandang sejalan dengan pemikiran Wapres Ma’ruf Amin.

Suficient economy terdiri atas tiga unsur yang sifatnya saling terkait, yaitu kecukupan (moderation), masuk akal (reasonable), dan kekebalan (self immunity). Di tingkat nasional konsep ini melakukan pendekatan pada tingkat kesesuaian. Yaitu keunggulan kompetitif, risiko rendah, dan mengurangi ketergantungan kepada negara lain.

Menurutnya, konsep ini dapat diterapkan untuk memberdayakan desa seperti melalui penerapan e-commerce. Perguruan tinggi sebagai institusi pendidikan dapat mengambil peran dalam hal ini.

“Perguruan tinggi berkontribusi dalam membuat market place, dan mengajarkan tentang konsep akuntansi sederhana,” kata Ari.

Wakil Rektor UI Bidang Riset dan Inovasi Abdul Haris menambahkan, UI telah mengembangkan berbagai kegiatan untuk mendukung perekonomian masyarakat. Terkait pencegahan radikalisme, UI juga berkomitmen untuk mengembangkan konsep ekonomi syariah dan menghilangkan radikalisme di kampus.

“UI mengembangkan Islam yang moderat sebagai pedoman di lingkungan UI,” kata Abdul Haris.



Sumber: BeritaSatu.com