Putra Mantan Wapres Try Sutrisno Jadi Kapolda Jambi

Putra Mantan Wapres Try Sutrisno Jadi Kapolda Jambi
Ilustrasi Polisi (beritasatu)
Radesman Saragih / FMB Rabu, 5 Februari 2020 | 16:44 WIB

Jambi, Beritasatu.com - Irjen Pol Firman Santyabudi, putra mantan Wakil Presiden RI Try Sutrisno menjadi Kapolda Jambi. Firman Santyabudi yang sebelumnya menjabat Direktur Kerja Sama dan Humas Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menggantikan Irjen Pol Muchlis AS yang sudah dua tahun menjabat Kapolda Jambi.

Penetapan Firman Santyabudi menjadi Kapolda Jambi sesuai dengan telegram Kapolri ST/385/KEP/2020 tanggal 3 Februari 2020. Muchlis AS sendiri selanjutnya akan mengemban tugas baru sebagai Analis Kebijakan Utama Baharkam Polri.

Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Jambi, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Kuswahyudi Tresnadi kepada wartawan di Jambi, Rabu (5/2/2020) menjelaskan, serah terima jabatan Kapolda Jambi, Irjen Pol Muchlis AS kepada Irjen Pol Firman Santyabudi akan dilakukan dalam waktu dekat.

“Kami belum menerima waktu pelaksanaan serah terima jabatan Kapolda Jambi di Jambi. Kami masih menunggu informasi dari Mabes Polri terkait serah terima jabatan Kapolda Jambi ini,” katanya.

Dijelaskan, Muchlis AS yang menjabat Kapolda Jambi sejak 12 Januari 2018 cukup mampu menciptakan iklim kondusif di Provinsi Jambi. Selama menjabat Kapolda Jambi dua tahun, Muchlis AS melakukan berbagai terobosan membangun situasi kondusif.

Dikatakan, Muchlis AS cukup intensif melakukan pendekatan sosial dan budaya selama selama menjabat Kapolda Jambi dua tahun ini. Strategi tersebut cukup baik menciptakan situasi aman di Jambi.

“Melalui pendekatan sosial dan budaya tersebut, Pilkada Serantak di Jambi, 27 Juni 2018 pun berlangsung aman dan tertib. Tak ada konflik selama Pilkada Serentak 2018 di Jambi,”katanya.

Selama menjabat Kapolda Jambi, Muchlis AS juga melakukan berbagai gebrakan dalam penanganan masalah kebakarn hutan dan lahan, penambangan emas ilegal dan pengeboran minyak ilegal.

“Selama satu tahun terakhir ribuan sumur minyak ilegal dan puluhan lokasi penambangan emas ilegal berhasil ditutup Polda Jambi. Penanganan kebakaran hutan dan lahan di Jambi tahun lalu dilakukan Polda Jambi dengan maksimal dengan menangkap dua pengusaha dan sekitar 40 pelaku pembakaran hutan,” katanya.



Sumber: Suara Pembaruan