Pemerintah Ganti Judul RUU Cipta Lapangan Kerja jadi RUU Cipta Kerja
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Pemerintah Ganti Judul RUU Cipta Lapangan Kerja jadi RUU Cipta Kerja

Kamis, 6 Februari 2020 | 11:59 WIB
Oleh : Yeremia Sukoyo / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah mengubah judul Omnibus Law Rancangan Undang-undang (RUU) Cipta Lapangan Kerja menjadi RUU Cipta Kerja. Dalam waktu dekat ini, pemerintah juga akan segera mengirim Omnibus Law RUU Cipta Kerja ke DPR.

"Judul RUU diubah jadi RUU Cipta Kerja, bukan RUU Cipta Lapangan Kerja. RUU yang kita siapkan bukan RUU omnibus law, tapi RUU cipta kerja," kata Deputi Bidang Perekonomian Sekretariat Kabinet, Satya Bhakti Parikesit, dalam diskusi Djokosoetono Research Center "Menyikapi Omnibus Law di Balai Sidang UI, Depok, Jawa Barat, Kamis (6/2/2020).

Dikatakan Satya, RUU Cipta Kerja molor dari rencana pembahasan di DPR lantaran masih adanya dinamika yang perlu dimatangkan. Namun demikian, diharapkan pada minggu ini RUU tersebut sudah dikirimkan.

"RUU Cipta Kerja belum keluar karena masih ada dinamika. Tapi Minggu ini kami harap bisa keluar. Kita tidak tertutup, kita sudah lakukan diskusi dengan banyak pihak, termasuk buruh," ujarnya.

Rencananya RUU Cipta Kerja diserahkan ke DPR usai masa reses berlalu pada pertengahan Januari 2020 lalu. Akan tetapi, hingga akhir bulan ini, draft RUU itu belum juga sampai ke tangan pimpinan DPR.

Omnibus Law RUU Cipta Kerja merupakan salah satu RUU yang cukup mendapat penolakan, terutama dari kalangan buruh. Malah ketika itu, saat judulnya masih RUU Cipta Lapangan Kerja, disingkat oleh kalangan buruh menjadi RUU Cilaka.

Satya Bhakti, menegaskan, RUU Cipta Kerja disusun salah satunya karena masih tingginya angka pengangguran di Indonesia. Saat ini angka pengangguran masih mencapai angka 7 juta lebih.

"Belum lagi setiap tahun menghadapi angkatan kerja baru dua juta lebih. Yang harus kita lakukan kita menciptakan lapangan kerja, baik dengan invetasi baru, pengembangan investasi, maupun UMKM," ujarnya.

Untuk bisa memberikan lapangan pekerjaan, maka minimal Indonesia sangat membutuhkan pertumbuhan investasi. Investasi bisa tumbuh jika ada penyederhanaan regulasi yang selama ini membelit investor.

"Kita perlu langkah yang jelas. Ada perubahan struktural, yakni birokrasi dan regulasi. Kita belum menjadi tempat tujuan investasi. Persoalan birokrasi dan regulasi membuat Indonesia sulit bergerak," ungkapnya.

Saat ini, ada sebanyak 80 UU yang terkait dengan Cipta Kerja. Dari 80 UU tersebut sebanyak 52 UU di antaranya membicarakan perizinan.

"Ada terdapat 1.201 pasal yang menghambat. Ini mengapa kita menggunakan metode omnibus law untuk hilangkan tumpang tindih. Kita juga harus hilangkan ego sektoral," ujarnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan


BERITA LAINNYA

Sekjen Kemdes Hadiri Pembukaan ToT P3PD Tahap 1

Menurut Sekjen Kemdes PDTT Taufik Madjid, pandemi tidak boleh menjadi penghalang untuk Kemdes PDTT menjalankan tugas dan fungsinya.

NASIONAL | 24 September 2021

Danamon Gelar Vaksinasi Tahap Dua untuk Pedagang Pasar Sleman

Danamon percaya, pasar membutuhkan perhatian khusus untuk memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19.

NASIONAL | 24 September 2021

Bantu Penanganan Sampah, Nestle Indonesia Resmikan RPM

Pembangunan RPM tersebut merupakan salah satu rangkaian dari inisiatif Nestle Indonesia melalui program Kebagusan Bijak Kelola Sampah.

NASIONAL | 24 September 2021

Waspadai 27 Wilayah Ini Akan Dilanda Cuaca Ekstrem

Cuaca ekstrem dengan curah hujan sedang hingga lebat diperkirakan terjadi di 27 wilayah di Tanah Air pada hari Jumat (24/9/2021).

NASIONAL | 24 September 2021

IDI dan PHRI Gelar Vaksinasi untuk Pelajar dan Masyarakat di Tanjung Lesung

IDI bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Pandeglang dan PHRI Pandeglang, menggelar vaksinasi.

NASIONAL | 24 September 2021

Dari Bumi Dukung Penyebaran Hasil Tani untuk Masyarakat

Dari Bumi lahir untuk menjadi jembatan antara hasil tani yang terkurasi, petani sebagai pelaku industri dan masyarakat Indonesia.

NASIONAL | 24 September 2021

Mengenang Ki Ageng Gribig Leluhur Airlangga Hartarto, Penasihat Sultan Agung dan Pejuang Islam

Ki Ageng Gribig atau yang bernama asli Wasibagno Timur adalah ulama besar yang menyebarkan Islam di Desa Krajan, Jatinom, Klaten, dan sekitarnya.

NASIONAL | 24 September 2021

Passing Grade P3K Ketinggian, P2G Minta Pemerintah Pertimbangkan Afirmasi untuk Guru

Seleksi kompetensi untuk pengadaan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) Guru akan segera digelar

NASIONAL | 7 September 2021

Presiden Nyeker dan Naik Sampan di Cilacap, Begini Penampakannya

Presiden Jokowi nyeker alias berjalan tanpa alas kaki saat melepasliarkan tukik ke laut, di Pantai Pantai Kemiren, Cilacap, Jateng, Kamis (23/9/2021).

NASIONAL | 23 September 2021

MRPTNI: PTM Terbatas untuk Cegah Learning Loss

Jamal Wiwoo mengatakan, menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas adalah untuk mencegah learning loss

NASIONAL | 23 September 2021


TAG POPULER

# PON Papua


# Tukul Arwana


# Toko Obat Ilegal


# Piala Sudirman


# Suap Pejabat Pajak



TERKINI
Sekjen Kemdes Hadiri Pembukaan ToT P3PD Tahap 1

Sekjen Kemdes Hadiri Pembukaan ToT P3PD Tahap 1

NASIONAL | 8 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings