Sesmenpora Batal Bersaksi di Sidang Aspri Imam Nahrawi
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Sesmenpora Batal Bersaksi di Sidang Aspri Imam Nahrawi

Kamis, 6 Februari 2020 | 18:47 WIB
Oleh : Fana Suparman / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora) Gatot Sulistiantoro Dewa Broto batal bersaksi dalam sidang perkara dugaan suap pengurusan dana hibah untuk KONI dan gratifikasi dengan terdakwa Miftahul Ulum, asisten pribadi Menpora Imam Nahrawi di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (6/2/2020). Gatot sedianya dihadirkan sebagai saksi bersama Kepala Bagian Keuangan KONI Eni, Sekretaris Bidang Perencanaan dan Anggaran KONI, Suradi dan pegawai Kempora Chandra.

Ketua majelis hakim Ni Made Sudani mengatakan, pihaknya tidak mempunyai waktu lebih untuk menunggu giliran Gatot bersaksi dalam sidang tersebut. Hal ini lantaran, Ni Made harus menangani perkara lain. Untuk itu, dia menunda kesaksian Gatot pada pekan depan. "(Pak Gatot) di sesi berikutnya. Setidaknya, minggu depan. Ya sekitar jam 14.00 WIB. Gitu ya pak. Silakan untuk meninggalkan (ruang sidang)," kata Ni Made, di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Kamis (6/2/2020).

Selain Gatot, Chandra Bakti yang merupakan pejabat pembuat komitmen (PPK) Kempora juga ditunda kesaksiannya oleh Ni Made. Seperti halnya Gatot, Chandra juga akan dijadwalkan ulang untuk bersaksi pada pekan depan.

Terpisah, Gatot menyatakan kesiapannya untuk dapat bersaksi dalam sidang tersebut. Namun, dia mengaku belum mendapat jadwal resmi terkait pemanggilan ulang itu. "Mungkin minggu berikutnya," kata Gatot Sulistiantoro Dewa Broto.

Diketahui, Jaksa Penuntut KPK mendakwa Miftahul Ulum telah menerima suap dan gratifikasi dengan nilai total sekitar Rp 20 miliar. Perbuatan ini dilakukan Miftahul bersama-sama dengan Imam Nahrawi. Jaksa membeberkan, Miftahul dan atasannya itu menerima suap dengan nilai sekitar Rp 11,5 miliar untuk mempercepat proses persetujuan dan pencairan bantuan dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). Suap tersebut diterima Ulum dan Imam Nahrawi dari Ending Fuad Hamidy selaku Sekretaris Jenderal KONI dan Johnny E Awuy selaku Bendahara Umum KONI.

Terdapat dua proposal kegiatan KONI yang menjadi bancakan Ulum dan Imam Nahrawi untuk menerima suap. Kedua proposal itu yakni, proposal bantuan dana hibah Kempora dalam rangka pelaksanaan tugas pengawasan dan pendampingan program peningkatan prestasi olahraga nasional pada multi event 18th Asian Games 2018 dan 3rd Asian Para Gemes 2018. Selain itu, proposal terkait dukungan KONI pusat dalam rangka pengawasan dan pendampingan seleksi calon atlet dan pelatih atlet berprestasi tahun Kegiatan 2018.

Selain suap pengurusan dana hibah KONI, Ulum bersama-sama Imam Nahrawi juga didakwa menerima gratifikasi terkait jabatan Imam Nahrawi selaku Menpora dengan nilai sekitar Rp 8,6 miliar. Gratifikasi itu diterima Ulum dan Imam Nahrawi dari sejumlah pihak.

Dibeberkan Jaksa, Ulum dan Imam menerima gratifikasi dengan nilai Rp 300 juta dari Ending selaku Sekjen KONI. Jaksa menyebut gratifikasi tersebut diberikan Ending atas permintaan Sekretaris Kempora (Sesmenpora) saat itu, Alfitra Salamm lantaran diminta Ulum untuk kepentingan Imam Nahrawi yang sedang mengikuti Muktamar NU di Jombang tahun 2015.
Ulum dan Miftahul juga disebut menerima uang sekitar Rp 4,9 miliar dari Lina Nurhasanah selaku Bendahara Pengeluaran Pembantu (BPP).

Atas perbuatannya, Ulum didakwa melanggar Pasal 12 huruf a juncto Pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP. Ulum juga didakwa melanggar Pasal 12B ayat (1) Juncto Pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP Juncto Pasal 65 ayat (1) KUHP.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan


BERITA LAINNYA

Amnesti atau Grasi Massal, Solusi Jangka Pendek Atasi Lapas Overcrowded

Amnesti atau grasi massal merupakan solusi jangka pendek untuk mengatasi lapas overcrowded.

NASIONAL | 21 September 2021


Eddy Hiariej: Lapas Overcrowded Bukan Kesalahan Kemkumham

Eddy Hiariej menegaskan permasalahan lapas overcrowded bukan kesalahan Kemkumham.

NASIONAL | 21 September 2021

Satgas Madago Raya Rilis 4 DPO Terduga Teroris Poso, Ini Tampang Mereka

Saat ini DPO teroris Poso tersisa empat orang, masing-masing atas nama Askar alias Pak Guru, Mukhlas alias Nae, Ahmad Gazali alias Ahmad Panjang dan Suhardin

NASIONAL | 21 September 2021

7 Teroris Mujahidin Indonesia Timur Jaringan Poso Tewas Sepanjang 2021

Qatar yang dikenal sadis adalah eksekutor utama teroris Poso. Dia dipanggil Amir atau pimpinan dalam jaringan kelompok teroris Poso tersebut.

NASIONAL | 21 September 2021

Masa Depan Indonesia Ditentukan Keberhasilan Pembelajaran Tatap Muka

Ahmad Muzani menyatakan bahwa masa depan Indonesia ditentukan oleh keberhasilan pembelajaran tatap muka yang dimulai berlangsung pada hari-hari ini.

NASIONAL | 21 September 2021

Diperiksa Sebagai Saksi, Anies Harap Keterangannya Bermanfaat bagi KPK

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berharap keterangannya dapat bermanfaat bagi penyidik KPK terkait kasus dugaan korupsi pengadaan tanah di Munjul

NASIONAL | 21 September 2021

PSBB, Cara Unik Bernard Huang Bantu Pedagang Kecil Terdampak PPKM

Bernard berkeliling Kota Batam dalam menjalankan misi PSBB-nya, dimulai dari kawasan Nagoya, Seipanas, Batam Center, dan kawasan lainnya.

NASIONAL | 21 September 2021

Binance Charity Pimpin Proyek Penanaman 10 Juta Pohon di Seluruh Dunia

Inisiatif Binance Charity telah berhasil mengundang 17 platform industri kripto untuk membantu upaya reforestasi dan menargetkan 100 anggota pada 21 Maret 2022.

NASIONAL | 21 September 2021

Diperiksa KPK, Ketua DPRD DKI Ditanya Soal Mekanisme Penganggaran

Prasetio Edi Marsudi rampung menjalani pemeriksaan sebagai saksi dugaan korupsi pengadaan tanah di Munjul oleh KPK dan dimintai keterangan soal penganggaran

NASIONAL | 21 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Napoleon Bonaparte


# Anies Baswedan


# PPKM


# Bangga Buatan Indonesia



TERKINI
Amnesti atau Grasi Massal, Solusi Jangka Pendek Atasi Lapas Overcrowded

Amnesti atau Grasi Massal, Solusi Jangka Pendek Atasi Lapas Overcrowded

NASIONAL | 7 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings