Hasto: PDIP Dukung Sikap Presiden Tolak Eks-ISIS

Hasto: PDIP Dukung Sikap Presiden Tolak Eks-ISIS
Hasto Kristiyanto. ( Foto: Antara )
Markus Junianto Sihaloho / JAS Sabtu, 8 Februari 2020 | 21:07 WIB

Medan, Beritasatu.com- Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menyatakan bahwa warga negara Indonesia (WNI) yang pernah bergabung dengan militer asing jelas telah kehilangan kewarganegaraannya secara otomatis.

Hasto juga menyatakan PDIP mendukung sikap Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang tegas menolak kembalinya eks-ISIS ke Indonesia. "PDI Perjuangan senapas dan sejalan dengan presiden. Kami menolak hal tersebut," kata Hasto.

Para mantan WNI eks-ISIS kini sedang dipolemikkan soal pengembaliannya ke Indonesia. Menurut Hasto, soal kewarganegaraan, menyangkut hak dan kewajibannya, memang diatur di dalam konstitusi. Secara teknis, juga diatur di dalam UU Kewarganeraan.

"Di UU Kewarganegaraan kita diatur, mereka yang telah melibatkan diri dan bergabung dengan militer asing, itu otomatis hilang kewarganegaraannya," kata Hasto, Sabtu (8/2/2020).

Polemik menyangkut hal itu muncul setelah sejumlah pihak menilai para eks-ISIS itu masih berkewarganegaraan Indonesia. Sehingga masih wajib dilindungi oleh Pemerintah RI. Pendapat ini tentu berbeda dengan yang disebut Hasto, soal kewarganegaraan terhapus secara otomatis bila bergabung dengan militer asing, dalam hal ini tentunya sebagai bala tentara ISIS.



Sumber: BeritaSatu.com