Menkominfo: Pers Harus Punya Invensi, Inovasi, dan Investasi Agar Tetap Eksis
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 526.593 (-2.12)   |   COMPOSITE 6140.17 (-31)   |   DBX 1202.23 (-7.34)   |   I-GRADE 182.055 (-0.59)   |   IDX30 520.23 (-3.14)   |   IDX80 139.249 (-0.62)   |   IDXBUMN20 408.872 (-1.63)   |   IDXESGL 143.85 (-0.25)   |   IDXG30 142.18 (0.09)   |   IDXHIDIV20 459.051 (-3.03)   |   IDXQ30 148.957 (-0.6)   |   IDXSMC-COM 277.162 (-0.91)   |   IDXSMC-LIQ 347.622 (-0.6)   |   IDXV30 138.219 (-0.5)   |   INFOBANK15 1055.23 (-7.44)   |   Investor33 446.478 (-2.09)   |   ISSI 180.128 (-0.71)   |   JII 636.549 (-4.61)   |   JII70 222.134 (-1.32)   |   KOMPAS100 1238.45 (-7.28)   |   LQ45 966.883 (-3.74)   |   MBX 1689.51 (-8.25)   |   MNC36 329.297 (-2.07)   |   PEFINDO25 325.3 (-0.25)   |   SMInfra18 310.992 (2.08)   |   SRI-KEHATI 381.519 (-2.14)   |  

Menkominfo: Pers Harus Punya Invensi, Inovasi, dan Investasi Agar Tetap Eksis

Minggu, 9 Februari 2020 | 17:49 WIB
Oleh : Yustinus Paat / JAS

Banjarmasin, Beritasatu.com - Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate mengatakan tantangan media massa atau pers sangat besar di era disrupsi. Karena itu, Johnny mengingatkan ekosistem pers nasional harus memperhatikan invensi, inovasi, dan investasi yang kemudian disebutnya dengan konsep 3I.

"Melalui konsep 3I, ia yakin industri media di era disrupsi ini tetap eksis dan berkembang. Bila tidak memperhatikan 3I, media massa tersebut tak akan maju dan bahkan cenderung mati sendiri. Kita akan tertinggal kalau kita tidak melakukan invensi,” ujar Menteri Johnny di acara Konvensi Nasional Media Massa-Hari Pers Nasional (KNMM-HPN), Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Sabtu (08/02/2020).

Era disrupsi saat ini, lanjut Menteri Johnny, tidak hanya menyoal begitu hebatnya teknologi tetapi juga kekuatan modal yang begitu besar dihadapi bangsa ini. Pers Indonesia, kata dia perlu melihat konsolidasi nasional dan memperkuat soliditas sebagai salah satu cara menjawab tantangan tersebut.

“Bagaimana kita mengatur dan menata industri ini di dalam negeri, jadi kita enggak bisa lihat lagi paham-paham monopolistik, berpikir sendiri-sendiri,” papar dia.

Lebih lanjut, Menteri Johnny menjelaskan konsep 3I harus menjadi suatu keharusan yang mutlak. Pasalnya, tanpa inovasi yang relevan dengan kepentingan pasarnya, meng-create pasarnya membantu solidaritas pasar domestik, maka tentu hanya akan menjadi sunset industri.

"Kecepatan mengambil keputusan dan mitigasi menurutnya juga berisiko terhadap kemampuan untuk mengambil keputusan investasi," tandas dia.

Menteri Johnny dalam kesempatan tersebut yang disaksikan para pemimpin redaksi (pemred) dan awak jurnalis dari berbagai media nasional, berpesan agar pengelola media massa harus bersatu dan memiliki kekuatan yang utuh.

Sebagai contoh, penyedia kabel optik sebagai sarana dan prasarana komunikasi atau media digital masing-masing yang saling bersatu sehingga bisa menjadi kekuatan dahsyat untuk industri telekomunikasi di Tanah Air.

"Selain itu, saya juga mengingatkan sekaligus mengajak insan pers agar mengambil bagian penting dalam upaya bangsa ini memerangi hoax atau berita bohong. Karena berita hoax itu hanya akan menghabiskan energi atau suatu hal yang sia-sia dalam membangun negara dan bangsa ini," imbuh dia.

Harapan Besar untuk Pers Indonesia

Menteri Johnny menaruh harapan besar untuk ekosistem pers di Indonesia. Selain menginginkan adanya invensi, inovasi, dan investasi yang lebih baik, perayaan HPN 2020 ini juga ternyata mengingatkannya sewaktu berkeinginan menjadi seorang jurnalis. "Saya saking cinta ini pers, saya dulu berkeinginan menjadi insan pers, menjadi wartawan," ucapnya.

Menteri Johnny berpandangan bahwa menjadi seorang pewarta bukan perkara yang mudah, sehingga keinginan menjadi wartawan tidak terwujud dikarenakan belum memiliki keberanian untuk terjun ke dunia jurnalistik kala itu. Dari pengalamannya itu, dia berpandangan bahwa syarat menjadi jurnalis juga harus kompetitif.

“Menurut pandangan saya, seseorang wartawan dicitrakan sebagai orang hebat, sehingga menjadi wartawan bukan perkara gampang, ternyata rekan-rekan di sini jauh lebih hebat dari saya, karena saya termasuk yang kecut dan pengecut tidak berani mengambil profesi sebagai insan pers," tandasn dia.

Harapan lain Menteri Johnny di HPN 2020 ini, pribadi seorang pewarta harus menanamkan tiga prinsip penting, yakni sintaksis, morfologi, dan semantik atau SMS. Menurutnya, hal itu merupakan wujud kekuatan bagi wartawan dalam upaya menghasilkan industri media yang hebat.

"Saya sampaikan dan menyapa dirgahayu pers Indonesia, selamat Hari Pers Nasional kita," pungkas dia.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Temui Konstituen, Misbakhun Puji Ikhtiar BI Perkuat UKM

Misbakhun mengajak konstituennya di Kota Pasuruan, Jawa Timur membiasakan diri melakukan transaksi nontunai.

NASIONAL | 9 Februari 2020

Orang Tua Grup Peduli Sumbang Rp 4 Miliar untuk Palu

Yayasan Orang Tua Grup Peduli menyalurkan bantuan senilai lebih dari Rp 4 miliar untuk membangun kembali dua panti asuhan di Kota Palu dan Donggala.

NASIONAL | 9 Februari 2020

BMKG: Gelombang Sangat Tinggi Terjadi di Natuna Utara

BMKG memprediksi akan terjadi gelombang sangat tinggi 4-5 meter berpotensi terjadi di Natuna utara.

NASIONAL | 9 Februari 2020

Efek Korona Berdampak Wisata, Wishnutama: Jangan Menyerah

Menteri Pariwisata dan Industri Kreatif Wishnutama mendorong sektor-sektor wisata kreatif mendatangkan wisatawan mancanegara ke Indonesia.

NASIONAL | 9 Februari 2020

Presiden: Pers Nasional Harus Dilindungi

"Jangan sampai semuanya diambil oleh platform digital dari luar. Pajak juga enggak bayar, aturan main tidak ada, mengambil iklan sehingga ada 'capital outflow'.

NASIONAL | 9 Februari 2020

5 TKA Tiongkok Masih Dikarantina

Pihak Dinas Kesehatan Karo juga memerintahkan upaya antisipasi, seperti meminimalisasi kontak dengan kelima WN Tiongkok yang baru tiba itu.

NASIONAL | 9 Februari 2020

HPN Momentum Insan Pers Kokohkan Posisi Sebagai Pilar Demokrasi

Pers, lanjut Mufida, perlu mendorong pemerintah untuk lebih terbuka dalam menyampaikan informasi publik.

NASIONAL | 9 Februari 2020

Polisi Tangani Perkelahian Guru di Medan

Menurut polisi, perkelahian sesama guru ini karena masalah pribadi yang sudah berlarut. Salah satunya merupakan anak kepala sekolah yang sekaligus guru honorer.

NASIONAL | 9 Februari 2020

Wacana Pemulangan WNI Eks ISIS, Bamsoet: Dukung Apa pun Keputusan Pemerintah

Pemerintah diminta lebih memahami suasana kebatinan masyarakat saat ini yang tidak menginginkan WNI eks ISIS dipulangkan.

NASIONAL | 9 Februari 2020

PSI: Jangan Pulangkan Eks Kombatan ISIS Demi Rasa Aman 250 Juta Rakyat

Bila diharuskan pemerintah dapat memberikan pendampingan hukum untuk melindungi WNI kombatan ISIS, tanpa mengganggu rasa aman publik di Tanah Air.

NASIONAL | 9 Februari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS