7 Mahasiswa Terseret Ombak di Parangtritis, 1 Tewas, dan 1 Hilang

7 Mahasiswa Terseret Ombak di Parangtritis, 1 Tewas, dan 1 Hilang
Ilustrasi ( Foto: Istimewa )
Fuska Sani Evani / LES Minggu, 9 Februari 2020 | 19:44 WIB

Yogyakarta, Beritasatu.com - Satu dari tujuh mahasiswa yang terseret ombak besar di pantai Parangtritis, Kabupaten Bantul, DIY, ditemukan tewas bernama Eagan Chang Wen Tan (20), mahasiswa asal Batam, Kepulauan Riau dan satu lainnya Jeven Samuel Rendawa (20) belum ditemukan hingga Minggu (9/2/2020) petang. Sementara lima mahasiswa lainnya berhasil diselamatkan.

Humas Basarnas Yogyakarta Pipit Eriyanto menjelaskan, pada Sabtu (8/2/2020) pukul 23.00 WIB, tujuh orang bermain di Pantai Parangtritis, namun tidak mengetahui posisi mereka berada di area palung laut sehingga terseret ombak hingga ke tengah laut.

“Lima orang selamat, namun dua orang atas nama Jeven Samuel (20) dan Eagan Chang Wen Tan (20) terseret ombak. Pada Minggu, korban atas nama Eagan berhasil ditemukan oleh SAR Linmas Wilayah 3 Parangtritis dalam keadaan meninggal dunia dan langsung dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Yogyakarta. Sementara Jeven Samuel masih dalam pencarian,” jelas Pipit, Minggu.

Disebutkan, kronologis kejadian bermula dari rombongan berjumlah delapan orang berkunjung ke Pantai Parangtritis Bantul sekitar pukul 22.00 WIB menggunakan sepeda motor dan saling berboncengan.

Rombongan sempat berbincang-bincang di tepi pantai, namun tidak lama kemudian tujuh dari delapan orang berinisiatif bermain air di pantai, namun karena mereka bermain di area palung yang arus bawah deras, mereka pun terseret ke tengah.

Kelima korban selamat adalah Gabriyel Zefanya Gerungan (18), mahasiswa asal Watudambo Minahasa Utara, Fazar Hosea Napitupulu (17), Leonardo Manihuruk (19), mahasisa asal Pekanbaru Riau, kemudian Dante Levi Benedict (18), serta Kevin Hasiholan (18), mahasiswa asal Jakarta Barat.

Anggota SAR Satlinmas Wilayah III Bantul Ali Joko Sutanto mengatakan, jenazah mahasiswa yang meninggal, terseret arus hingga sejauh 500 meter atau ditemukan di sekita Parangkusumo. Tim SAR Satlinmas masih terus melakukan pencarian terhadap satu orang lagi bernama Jeven.



Sumber: Suara Pembaruan