Wacana Pemulangan WNI Eks ISIS, Masinton: Urgensinya Apa Buat Bangsa?
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Wacana Pemulangan WNI Eks ISIS, Masinton: Urgensinya Apa Buat Bangsa?

Selasa, 11 Februari 2020 | 11:51 WIB
Oleh : Carlos KY Paath / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com – Pemerintah diminta mengkaji terlebih dahulu terkait pemulangan Warga Negara Indonesia (WNI) eks ISIS, khususnya perempuan dan anak-anak. Sebab, kepergian para WNI tersebut ke Suriah, karena menolak sistem ketatanegaraan Indonesia, termasuk ideologi Pancasila.

“Urgensinya apa buat bangsa ini? Mereka pergi kan karena tidak percaya pada sistem negara, ideologi politik negara, Pancasila,” kata anggota Komisi III DPR Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (FPDIP) Masinton Pasaribu di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (10/2/2020).

Masinton menambahkan, latar belakang ratusan WNI bertolak meninggalkan Indonesia, didasari kesadaran ideologi politik. “Mereka punya satu cita-cita, ideologi politik yang berbeda, dan mereka ingin memperjuangkannya di Suriah sana,” tukas Masinton.

Masinton menegaskan, tugas-tugas negara masih banyak yang perlu mendapat perhatian jika ditinjau dari aspek perlindungan bagi WNI di luar negeri. Contohnya, persoalan lewatnya masa waktu atau overstay WNI di negara tertentu.

Begitu pun terkait permasalahan tenaga kerja Indonesia yang habis masa berlaku paspor. Masinton juga menyebut isu lain yaitu pekerja Indonesia di luar negeri yang diberangkatkan agen-agen tidak resmi. “Menurut saya itu lebih real untuk diurus oleh negara,” kata Masinton.

Menurut Masinton, pemerintah sepatutnya memetik pelajaran dari berbagai negara dalam mengatasi eks ISIS. “Negara harus jeli dan teliti. Jangan sampai negara kecolongan, karena ini persoalan keyakinan ideologi politik, bukan keyakinan dalam perspektif religi,” tegas Masinton.

Masinton menambahkan, FPDIP bakal menanyakan efektivitas program deradikalisasi terhadap eks ISIS ke Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). Komisi III, lanjut Masinton, dijadwalkan menggelar rapat dalam waktu dekat.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan


BERITA LAINNYA

Pengesahan Perjanjian MLA RI-Rusia Dukung Kerja Sama Hukum Bilateral

Pemerintah dan DPR telah selesai membahas RUU tentang Pengesahan Perjanjian antara Indonesia dan Rusia tentang Bantuan Hukum Timbal Balik Dalam Masalah Pidana

NASIONAL | 21 September 2021

Begini Ceritanya Napoleon Bisa Masuk dalam Sel dan Diduga Aniaya Muhammad Kece

Penjaga rutan berpangkat bintara, diduga tidak bisa menolak permintaan Napoleon yang merupakan pejabat tinggi dan masih berstatus anggota.

NASIONAL | 21 September 2021

Rektor Uhamka: Mahasiswa Harus Punya Integritas dan Peduli Sesama

Semua mahasiswa Uhamka, lanjut Gunawan, juga harus mampu menghadapi realitas global dan memiliki bekal yang cukup menghadapi masa depan.

NASIONAL | 21 September 2021

Atasi Lapas Overcrowded , PP 99/2012 Diusulkan untuk Dicabut

Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 99 Tahun 2012 diusulkan untuk dicabut.

NASIONAL | 21 September 2021

Amnesti atau Grasi Massal, Solusi Jangka Pendek Atasi Lapas Overcrowded

Amnesti atau grasi massal merupakan solusi jangka pendek untuk mengatasi lapas overcrowded.

NASIONAL | 21 September 2021


Eddy Hiariej: Lapas Overcrowded Bukan Kesalahan Kemkumham

Eddy Hiariej menegaskan permasalahan lapas overcrowded bukan kesalahan Kemkumham.

NASIONAL | 21 September 2021

Satgas Madago Raya Rilis 4 DPO Terduga Teroris Poso, Ini Tampang Mereka

Saat ini DPO teroris Poso tersisa empat orang, masing-masing atas nama Askar alias Pak Guru, Mukhlas alias Nae, Ahmad Gazali alias Ahmad Panjang dan Suhardin

NASIONAL | 21 September 2021

7 Teroris Mujahidin Indonesia Timur Jaringan Poso Tewas Sepanjang 2021

Qatar yang dikenal sadis adalah eksekutor utama teroris Poso. Dia dipanggil Amir atau pimpinan dalam jaringan kelompok teroris Poso tersebut.

NASIONAL | 21 September 2021

Masa Depan Indonesia Ditentukan Keberhasilan Pembelajaran Tatap Muka

Ahmad Muzani menyatakan bahwa masa depan Indonesia ditentukan oleh keberhasilan pembelajaran tatap muka yang dimulai berlangsung pada hari-hari ini.

NASIONAL | 21 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Napoleon Bonaparte


# Anies Baswedan


# PPKM


# Bangga Buatan Indonesia



TERKINI
Lewat OMNIX, Infomedia Bantu Perusahaan Kelola Fungsi CRM

Lewat OMNIX, Infomedia Bantu Perusahaan Kelola Fungsi CRM

DIGITAL | 10 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings