Mahfud: Kepulangan WNI Eks ISIS Tunggu Keputusan Presiden

Mahfud: Kepulangan WNI Eks ISIS Tunggu Keputusan Presiden
Mahfud MD. (Foto: Antara)
Robertus Wardi / FER Selasa, 11 Februari 2020 | 15:23 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD, mengemukakan rencana memulangkan Warga Negara Indonesia (WNI) eks ISIS dan para terduga teroris lintas batas atau foreign terrorist fighter (FTF), menunggu keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Gus Nabil Tegaskan Kombatan Eks ISIS Penghianat Bangsa

"Belum ada perkembangan. Masih dibicarakan dulu lah," kata Mahfud usai memimpin Rapat Koordinasi di Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (11/2/2020).

Mahfud menjelaskan, saat ini rencana kepulangan eks ISIS ramai diperbincangkan masyarakat. Ada yang menolak, tetapi ada beberapa yang menyebut itu sebagai tugas negara.

"Ada yang mengatakan itu tidak boleh dipulangkan karena itu virus. Ada yang mengatakan seperti pak Din Syamsudin, Komnas Ham mengatakan itu tugas negara untuk memulangkan mereka. Tapi ada yang mengatakan enggak bisa dong, masa melindungi segelintir orang tapi mengancam 267 juta orang. Kayak gitu-gitu diskusinya," jelas Mahfud.

Presiden Tidak Ragu Ambil Keputusan soal WNI Eks ISIS

Mahfud menegaskan, pihaknya sudah membuat alternatif-alternatif terhadap masalah tersebut. Alternatifnya adalah tidak dipulangkan atau memulangkan 660 WNI yang terlibat FTF tersebut. "Nanti akan dilaporkan ke presiden. Nanti akan dibahas," tuturnya.

Mahfud mengakui, tidak mudah untuk memulangkan para WNI yang masuk dalam jaringan FTF. Apalagi jumlahnya lebih dari 600 orang. Kepulangan mereka bisa menjadi virus untuk pertumbuhan teroris di Tanah Air.

"Kalau mereka dipulangkan karena hak mereka, itu juga bisa menjadi ada yang khawatir bisa menjadi virus teroris baru di sini. Ini sedang dicari cara, tetapi dalam waktu tidak lama akan segera diputuskan," tutup Mahfud.

 



Sumber: Suara Pembaruan