Hingga 12 Februari, Kemkominfo Identifikasi 86 Hoax Virus Korona

Hingga 12 Februari, Kemkominfo Identifikasi 86 Hoax Virus Korona
Kampanye anti-"hoax". ( Foto: Antara )
Anselmus Bata / AB Rabu, 12 Februari 2020 | 18:58 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) proaktif melakukan pemantauan atas hoax, disinformasi, dan kabar bohong, terkait virus korona (novel coronavirus, 2019 n-CoV). Sampai 12 Februari 2020, Kekominfo menemukan 86 hoax terkait virus korona yang diidentifikasi dan divalidasi dengan menggunakan mesin AIS

Dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Rabu (12/2/2020), Kemkominfo menyebutkan identifikasi tehadap hoax virus korona dilakukan sejak 23 Januari 2020. Hoax tersebut ditemukan daam pesan berantai yang disebarkan melalui media sosial dan platform pesan instan. Setiap hari, Kemkominfo mengidentifikasi empat sampai enam hoax. 

Hoax tersebut tersebar di beberapa daerah di Tanah Air, seperti di Jakarta, Depok, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Solo, Jember, Jombang, Tulungagung Makassar, Medan, Palembang, Tarakan, Pontianak, Lombok, serta Banda Aceh.

Salah satu contoh hoax ditemukan pada Selasa, 11 Februari 2020, yang beredar di media sosial Facebook. Di media sosial itu disebutkan ada tenaga kerja asing (TKA) asal Tiongkok yang ditemukan meninggal dunia karena virus korona di pembangunan proyek apartemen Meikarta, Cikarang. Hal tersebut dibantah oleh Kapolres Metro Bekasi Kombes Hendra Gunawan yang mengatakan bahwa TKA Tiongkok yang meninggal akibat kecelakaan kerja, bukan virus korona.



Sumber: BeritaSatu.com