20 Napi Jadi Tersangka Kerusuhan Rutan Kabanjahe

20 Napi Jadi Tersangka Kerusuhan Rutan Kabanjahe
Sejumlah petugas mengamankan tahanan dari lokasi kerusuhan di Rutan Kabanjahe, Tanah Karo, Sumatera Utara, Rabu, 12 Februari 2020. ( Foto: Beritasatu Photo / Arnold H Sianturi )
Arnold H Sianturi / CAH Kamis, 13 Februari 2020 | 12:51 WIB

Kabanjahe, Beritasatu.com - Jumlah narapidana yang kembali ditetapkan sebagai tersangka kerusuhan disertai pembakaran rumah tahanan (Rutan) Klas II B Kabanjahe, Kabupaten Tanah Karo, Sumatera Utara (Sumut), bertambah menjadi 20 orang.

"Mereka yang ditetapkan sebagai tersangka itu masih menjalani proses pemeriksaan atas tuduhan melakukan pembakaran dan pengrusakan rutan," ujar Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Tanah Karo, AKBP Benny Hutajulu, Kamis (13/2/2020).

Benny mengatakan, pemeriksaan terhadap seluruh tersangka oleh penyidik guna dilakukan pengembangan untuk mengungkap napi lain yang terlibat dalam pengrusakan fasilitas di Rutan Kabanjahe. Sehingga, jumlah tersangka kemungkinan bisa bertambah.

Rusuh di Rutan Kabanjahe, Polisi Amankan 10 Napi Provokator

"Proses hukum tetap berjalan. Kami akan melimpahkan kasus ini ke kejaksaan untuk dilanjutkan proses di pengadilan. Ini merupakan pelanggaran tindak pidana, sehingga napi yang ditetapkan sebagai tersangka, harus mempertanggungjawabkan perbuatannya," katanya.

Menurutnya, situasi keamanan dan ketertiba di dalam rutan pascakerusuhan Rabu kemarin, secara berangsur mulai normal. Kendati demikian, petugas kepolisian bersama TNI masih melakukan pengamanan ekstra ketat di sekitar rutan tersebut.

Imbas Kerusuhan, Ratusan Napi Kabanjahe Dipindahkan ke Empat Lapas

"Tidak ada korban jiwa dalam kerusuhan itu. Begitu juga dengan napi maupun tahanan lainnya, tidak ada yang melarikan diri. Semua lengkap setelah didata ulang. Saat ini, ada 142 orang napi menempati tiga ruangan di dalam rutan tersebut," pungkasnya. 



Sumber: BeritaSatu.com