Universitas Udayana Ikut Tanggulangi Stunting di Desa Lebih

Universitas Udayana Ikut Tanggulangi Stunting di Desa Lebih
Penandatanganan kerja sama antara PT Reckitt Benckiser (RB) Indonesia bersama Center of Public Health Innovation (CPHI) Fakultas Kedokteran Universitas Udayana untuk menanggulangi stunting di Desa Lebih, Gianyar, Bali, Rabu (12/2/2020). ( Foto: istimewa )
Bernadus Wijayaka / BW Kamis, 13 Februari 2020 | 22:04 WIB

Gianyar, Beritasatu.com - PT Reckitt Benckiser (RB) Indonesia bersama Center of Public Health Innovation (CPHI) Fakultas Kedokteran Universitas Udayana bekerja sama menanggulangi stunting di Desa Lebih, Gianyar, Bali.

“CPHI sebagai bagian dari Fakultas Kedokteran Universitas Udayana menyambut positif kerja sama lintas pemangku kepentingan yang akan terlibat dalam project di Desa Lebih, Kabupaten Gianyar. Kami percaya lewat kolaborasi masyarakat, desa adat, dan seluruh kader akan menjadikan upaya ini memberikan dampak bagi masyarakat, khususnya Desa Lebih Kabupaten Gianyar,” ujar Ketua CPHI Universias Udayana, Pande Januraga, Kamis (14/2/2020), dalam keterangan tertulisnya.

Dari berbagai kajian dan data yang telah dipublikasikan pada 2019, diperkirakan tingkat prevalensi stunting di Kabupaten Gianyar adalah 9-12%, jauh lebih baik dari publikasi Riskesdas 2013.

Desa Lebih menganggarkan lebih dari Rp 280 juta untuk menanggulangi stunting di wilayahnya. Hal ini tentu perlu terus diperkuat dengan kolaborasi lintas pemangku kepentingan untuk makin mempercepat peningkatan kualitas kehidupan masyarakat khususnya di Desa Lebih.

“Ada kebanggaan Desa Lebih terpilih menjadi lokasi project Keluarga Sehat Indonesia Kuat dari PT Reckitt Benckiser Indonesia. Kami berterima kasih, dan siap bekerja sama agar masyarakat bisa lebih baik,” tegas I Wayan Geria, Kepala Desa Lebih.

RB menilai, masyarakat Desa Lebih memiliki semangat yang luar biasa dalam berkolaborasi selama perencanaan program bersama mitra CPHI Fakultas Kedokteran Universitas Udayana.

“Harapannya, kami dapat mendukung pencapaian pemerintah pusat maupun daerah. RB Indonesia melalui produk-produk kesehatan dan kebersihan seperti sabun antiseptik/antibakteri sebagai komitmen untuk turut mewujudkan Indonesia Sehat melalui keluarga yang sehat dengan mendukung berbagai inisiatif bidang kesehatan dan sanitasi,” kata Helena Wonohadi, Director CSR Project PT Reckitt Benckiser.



Sumber: BeritaSatu.com