Setelah 7 Bulan, Korban Kecelakaan Helikopter TNI di Papua Berhasil Dievakuasi

Setelah 7 Bulan, Korban Kecelakaan Helikopter TNI di Papua Berhasil Dievakuasi
Proses evakuasi korban kecelakaan helikopter MI-17 saat tiba di Bandara Oksibil, Sabtu 15 Februari 2020. (Foto: Ist)
Robert Isidorus / FMB Sabtu, 15 Februari 2020 | 08:57 WIB

Jayapura, Beritasatu.com- Proses evakuasi terhadap 12 penumpang helikopter MI-17 mulai dilakukan pada Sabtu (15/2/2020) pagi. Empat helikopter yang disiagakan oleh Kodam XVII/Cenderawasih untuk proses evakuasi terbang menuju titik penjemputan sekitar pukul 06.00 WIT. Helikopter MI-17 milik TNI AD hilang kontak sejak 18 Juni 2019.

Wakil Kepala Penerangan Kodam (Wakapendam) XVII/Cenderawasih, Letkol Inf Dax Sianturi yang dikonfirmasi Beritasatu.com mengaku bahwa hingga pukul 09.00 WIT, dua belas penumpang Helikopter MI-17 berhasil dievakuasi dari Pegunungan Mandala menuju Oksibil pada Sabtu (15/2/2020) pagi.

"Info yang saya terima bahwa 12 jenazah sudah dievakuasi ke Oksibil," katanya kepada ketika dikonfirmasi pada Sabtu (15/2/2020) pagi.

Dikatakan, saat ini tim sementara melakukan persiapan untuk membawa 12 jenazah menuju Jayapura untuk proses identivikasi."Rencananya 12 jenazah akan diterbangkan menuju Jayapura pada kesempatan pertama untuk dilakukan identifikasi terhadap para korban," ujarnya.

Sebelumnya, pada Jumat (14/2/2020) siang, 12 penumpang helikopter MI-17 berhasil ditemukan tim evakuasi. Sembilan orang berhasil diketahui identitasnya dari atribut yang dikenakan, sementara tiga lainnya akan dilakukan identifikasi lanjutan di Jayapura.



Sumber: BeritaSatu.com