Acara Adat Tepung Tawar Akan Tandai Pelepasan WNI dari Wuhan di Natuna

Acara Adat Tepung Tawar Akan Tandai Pelepasan WNI dari Wuhan di Natuna
Bupati Natuna Hamid Rizal. ( Foto: ANTARA )
/ JAS Sabtu, 15 Februari 2020 | 10:12 WIB

Natuna, Beritasatu.com - Sebuah acara adat Melayu Riau yakni tepung tawar akan dilakukan saat pelepasan Warga Negara Indonesia (WNI) dari Wuhan yang telah menyelesaikan masa observasi 14 hari di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau,.

"Nanti dari lembaga adat, akan ada doa selamat tepung tawar," kata Bupati Natuna Kepulauan Riau Hamid Rizal di sela persiapan pemulangan WNI dari Wuhan di Natuna, Sabtu (15/2/2020).

Upacara tepung tawar biasanya diadakan saat menerima tamu yang baru datang. Adat tepung tawar mengenakan daun khusus dan air putih.

"Diletakkan di kendi, tangan masuk dalam. Habis itu sama-sama berdoa," kata dia.

Doa yang akan disampaikan agar para WNI dari Wuhan bisa selamat, sehat sampai ke daerah asalnya masing-masing.

"Ini menunjukkan bahwa warga kita selamat sampai ke sini dan pulang, itu adat kami," kata dia.

Namun, ia belum memastikan kapan dan dimana upacara adat itu bisa dilaksanakan karena secara protokol kesehatan, masa karantina WNI dari Wuhan berakhir Sabtu pukul 12.00 WIB.

"Lihat protokol sini, bagaimana pengaturannya. Kita tidak bisa gegabah," kata dia.



Sumber: ANTARA