Observasi WNI dari Wuhan Berakhir, Istana Ucapkan Terima Kasih ke Warga Natuna

Observasi WNI dari Wuhan Berakhir, Istana Ucapkan Terima Kasih ke Warga Natuna
Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman. ( Foto: Beritasatu TV )
Lenny Tristia Tambun / JAS Sabtu, 15 Februari 2020 | 11:13 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh warga Natuna yang telah menjadi tuan rumah untuk 285 WNI yang menjalani transit observasi selama 14 hari. Sehingga mereka boleh pulang hari ini ke keluarga masing-masing setelah dinyatakan sehat.

Sebanyak 285 orang tersebut harus menjalani karantina di Natuna untuk memastikan mereka tidak tertulas virus korona yang merebak di Tiongkok.  

“Terima kasih sebanyak-banyaknya dan hormat sehormat-hormatnya untuk seluruh warga Natuna yang menjadi tuan rumah saudara sebangsa kita 285 orang menjalani transit observasi dari Provinsi Hubei, RRT, hingga hari kepulangan pada Sabtu 15 Februari 2020 ini,” kata Fadjroel Rachman, Sabtu (15/2/2020).

Ditegaskannya, Pemerintah Republik Indonesia melalui Menteri Kesehatan beserta seluruh Kemenko, Kementerian, dan Lembaga terkait sesuai Inpres No.4/2019, menjamin semua WNI tersebut dalam keadaan sehat wal afiat dan menjalani program transit observasi di Natuna sesuai dengan protokol Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

“Keyakinan tersebut telah dinyatakan kembali oleh Presiden Joko Widodo, bahwa Pemerintah mengikuti semua proses protokol kesehatan dari WHO pada Jumat, 14 Februari 2020 di Magelang,” ujar Fadjroel Racman.

Kemudian, lanjutnya, Pemerintah Indonesia juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang berjasa selama mereka berada dan dievakuasi dari Provinsi Hubei, terutama Pemerintah Republik Rakyat Tiongkok (RRT).

Juga tak lupa, Istana mengapresiasi langkah Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, pemerintah daerah dan seluruh tim yang telah menjaga hingga memfasilitasi pemulangan WNI yang sudah dikarantina.

“Terima kasih kepada Menlu dan Dubes RI di RRT serta seluruh tim yang menjaga dan menjemput mereka, dan kepada Pemerintah Daerah Provinsi, Kabupaten/Kota yang akan menjemput mereka di Bandara Halim Perdana Kusuma, serta mengantar mereka kepada keluarga masing-masing,” ungkap Fadjroel Rachman.

Kepada masyarakat yang akan menerima mereka, Fadjroel Rachman mengatakan Presiden Joko Widodo mengimbau untuk menerima mereka semua dengan tulus ikhlas. Meyakini, semuanya sudah menjalani program transit observasi sesuai protokol WHO yang menjamin mereka semua sehat wal afiat. Serta proses pemantauan pun tetap akan dilakukan setelah mereka kembali ke daerah masing-masing.

“Mari kita semua dengan hati dan tangan terbuka menyambut kembali kehadiran saudara-saudari kita kembali ke dalam kehidupan bersama kita. Kegotongroyongan ini merupakan modal sosial bersama kita menghadapi masa-masa sulit ini, dan semoga wabah virus korona atau Covid-19 segera berakhir,” tutur Fadjroel Rachman.

Untuk diketahui, 285 orang yang akan pulang tersebut terdiri atas 238 WNI yang tinggal di Provinsi Hubei, 1 WNA (suami dari WNI), 5 anggota tim pendahulu KBRI Beijing, dan 42 orang dari tim penjemput termasuk kru pesawat dan petugas kesehatan.



Sumber: BeritaSatu.com