Upaya Matt Wright Tangkap Buaya Berkalung Ban Belum Berhasil
INDEX

BISNIS-27 536.336 (-9.74)   |   COMPOSITE 6258.57 (-118.4)   |   DBX 1209.79 (-7.56)   |   I-GRADE 185.201 (-3.15)   |   IDX30 531.719 (-11.49)   |   IDX80 142.034 (-2.79)   |   IDXBUMN20 420.424 (-11.55)   |   IDXESGL 146.593 (-2.74)   |   IDXG30 145.132 (-2.95)   |   IDXHIDIV20 467.118 (-8.07)   |   IDXQ30 151.699 (-2.74)   |   IDXSMC-COM 284.118 (-6.96)   |   IDXSMC-LIQ 356.602 (-8.98)   |   IDXV30 142.342 (-4.12)   |   INFOBANK15 1078.54 (-23.31)   |   Investor33 455.425 (-8.95)   |   ISSI 183.228 (-3.1)   |   JII 646.305 (-9.76)   |   JII70 225.666 (-3.53)   |   KOMPAS100 1262.11 (-23.67)   |   LQ45 987.949 (-21.07)   |   MBX 1725.55 (-36.04)   |   MNC36 336.055 (-6.76)   |   PEFINDO25 332.023 (-6.72)   |   SMInfra18 316.891 (-5.9)   |   SRI-KEHATI 389.555 (-8.04)   |  

Upaya Matt Wright Tangkap Buaya Berkalung Ban Belum Berhasil

Minggu, 16 Februari 2020 | 07:31 WIB
Oleh : JAS

Palu, Beritasatu.com - Evakuasi yang dilakukan oleh tim penyelamat buaya dari Balai Konservasi Sumberdaya alam (BKSDA) Sulteng dan NTT, Polairud serta ahli penanganan hewan liar asal Australia, Matt Wright sampai Minggu (16/2/2020) dini hari belum berhasil.

Kali ini, evakuasi dilakukan pada Minggu dini hari pukul 02.00 Wita.

''Evakuasi kita lakukan dini hari ini untuk menghindari masyarakat yang datang menyaksikan," ujar Haruna, Kepala Satgas Penyelamatan buaya berkalung ban.

Dari pantauan di lokasi evakuasi Muara Teluk Palu, tim nyaris berhasil menangkap hewan reptil tersebut dengan metode Harpun.

Dua anggota penyelamat buaya, yakni Oktovianus Sene dan ahli buaya asal Australia Matt Wright sempat mengenai buaya tersebut dengan Harpun, namun si buaya berhasil lepas.

Kemudian, tim kembali mengejar target yang masih membawa pelampung dari tombakan Harpun. Kejar-kejaran antara tim penyelamat dan buaya berkalung ban pun terjadi, selama kurang lebih satu jam.

Namun, tim penyelamat kehilangan jejak, saat pelampung tersebut terlepas dari badan target evakuasi terhadap hewan reptil berkalung ban ini pun kembali gagal.

''Kami tidak menyangka banyak pukat pukat nelayan yang tidak dipakai'," terang Haruna.

Sementara itu, Matt Wright ahli buaya asal Australia mengungkapkan evakuasi kali ini memang kembali gagal tapi tim dan dirinya tidak akan menyerah untuk menangkap hewan reptil tersebut.

''Tidak ada kata lelah, tim dan saya kita akan kejar lagi," ungkapnya

Dari pantauan, evakuasi kali ini berakhir pada pukul 04.30 Wita setelah tim Satgas Penyelamatan buaya ini kembali memasang umpan di lokasi yang kerap munculnya buaya berkalung ban.



Sumber: ANTARA


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Komisi IX Puas Kinerja Pemerintah Cegah Virus Korona

Indonesia masih terbebas dari paparan virus korona.

NASIONAL | 16 Februari 2020

Maluku Utara Diguncang Gempa Magnitudo 5,4

BMKG mengimbau masyarakat Maluku Utara di sekitar wilayah tersebut untuk mewaspadai kemungkinan terjadinya gempa susulan.

NASIONAL | 15 Februari 2020

Wakil Wali Kota Kediri Meninggal Dunia

Wakil Wali Kota Kediri Lilik Nining Muhibbah meninggal karena pendarahan di otak.

NASIONAL | 15 Februari 2020

Skema Baru Dana BOS Disambut Positif

Alokasi Dana BOS dari pemerintah pusat langsung disalurkan kepada sekolah.

NASIONAL | 15 Februari 2020

Jakarta International BMX Asah Mental Timnas untuk Olimpiade

Dengan seringnya diselenggarakan turnamen, mental bersaing atlet Tanah Air untuk Olimpiade dapat semakin terasah.

NASIONAL | 15 Februari 2020

Mahfud: Anggota ISIS Susah Sembuh, Mudah Kumat

"ISIS itu soal ideologi, dia hanya menganggap negara yang sah itu adalah khilafah."

NASIONAL | 15 Februari 2020

Endapan di Waduk Gajah Mungkur Setara Gedung 300 Meter

Tiap tahun waduk harus dikeruk karena kawasan hulu sudah rusak.

NASIONAL | 15 Februari 2020

Pramono Anung Ungkap Dua Menteri Andalan Presiden Jokowi

Pramono Anung menyebut dua menteri yang merupakan andalan Presiden Jokowi.

NASIONAL | 15 Februari 2020

Selamatkan Gajahmungkur, Jokowi Tanam Vetiver di Kawasan Hulu Wonogiri

Semua jenis pohon boleh ditanam, namun Jokowi mengusulkan agar di lokasi rawan longsor ditanami tumbuhan akar wangi atau vetiver.

NASIONAL | 15 Februari 2020

Para Tersangka Kasus Bullying Purworejo Tidak Ditahan

Tiga tersangka bullying Purworejo tidak ditahan karena ancaman hukuman di bawah 7 tahun.

NASIONAL | 15 Februari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS