Mendagri Sebut Transaksi Non-Tunai Efektif Cegah Korupsi
Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, mengatakan, penerapan sistem perbankan digital berupa cashless transaction atau transaksi non tunai efektif mencegah praktik korupsi. Oleh karena itu, penerapan transaksi non tunai diharapkan lebih masif lagi dilakukan di daerah-daerah.
"Sadar atau tidak, gerakan ini merupakan bagian dari gerakan anti korupsi. Kita telah membuat sistem yang membuat penyalahgunaan keuangan dapat diperkecil," kata Tito di Jakarta, Minggu (16/2/2020).
Mendagri Serahkan 105 Juta DP4 untuk Pilkada Serentak 2020
Mendagri meminta Pemerintah Daerah (Pemda) pro aktif menjalin kerja sama dengan perbankan di daerah masing-masing, baik Bank Pembangunan Daerah (BPD) maupun Bank Umum. Hal itu agar mempercepat dalam penerapan sistem transaksi non tunai.
Dengan sistem itu, kata Tito, Pemda diminta memanfaatkan inovasi perbankan dalam pelaksanaan pemungutan pajak dan retribusi daerah. Tujuannya, untuk mewujudkan program pengamanan fiskal daerah dan inovasi dalam pelaksaaan belanja daerah untuk membiayai program dan kegiatan pemerintah daerah.
"Hampir separuh dari keuangan negara larinya ke daerah. Ini harus diawasi dan harus betul-betul tepat sasaran. Agar dana yang ditransfer ini dapat efektif dan efisien, salah satu kunci efektif dan efisien adalah mekanisme penggunaanya dan mekanisme pengawasannya melalui sistem transaksi non tunai," tegas Tito Karnavian.
Sumber: BeritaSatu.com
BERITA TERKAIT
BERITA TERKINI
Timnas Indonesia vs Turkmenistan: Ini Peringkat dan Rekor Pertemuan Kedua Tim
Adik Kandung Bupati Muratara Sumsel Tewas Dibacok, Rumah Pelaku Nyaris Dibakar
Jadi Wakil Ketua TPN Ganjar, Jenderal Andika Belum Diberi Tahu Secara Resmi
Lolos 16 Besar China Open 2023, Bagas/Fikri: Kami Menang Mental dan Kesiapan
2
3
Demokrat Pastikan Tak Bentuk Poros Koalisi Baru
B-FILES
Urgensi Mitigasi Risiko Penyelenggara Pemilu 2024
Zaenal Abidin
Identitas Indonesia
Yanto Bashri
Jokowi Apa Kehendakmu?
Guntur Soekarno
Ini Fakta Bentrokan 2 Perguruan Silat Indonesia di Taiwan




