Menpora: Pembentukan Karakter Bisa Jawab Tantangan Era 4.0

Menpora: Pembentukan Karakter Bisa Jawab Tantangan Era 4.0
Menpora Zainudin Amali meresmikan Gedung Asrama Santri Pemuda Pondok Pesantren Miftachus Sunnah II, Surabaya, Minggu (16/2/2020). ( Foto: kemenpora.go.id )
Jayanty Nada Shofa / JNS Minggu, 16 Februari 2020 | 20:10 WIB

Surabaya, Beritasatu.com - Tidak dapat dipungkiri perkembangan teknologi di era 4.0 telah mengubah berbagai aspek kehidupan dengan segala konsekuensinya baik positif maupun negatif. Dalam mempersiapkan anak muda Indonesia untuk menghadapi hal ini, pembentukan karakter dapat dijadikan sebagai kunci utama.

Hal ini diungkapkan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali ketika meresmikan Gedung Asrama Santri Pemuda Pondok Pesantren Miftachus Sunnah II, Surabaya, Minggu (16/2/2020).

"Saat ini, pemuda menjadi ujung tombak kemajuan bangsa. Tantangan untuk pemuda saat ini cukup berat dengan perkembangan teknologi yang luar biasa. Oleh karenanya, penguatan ideologi bangsa sangat penting untuk anak muda sekarang," ujar Zainudin.

Menpora pun berharap, Pondok Pesantren Miftachus Sunnah dapat berkontribusi dalam membentuk karakter para penentu masa depan bangsa ini.

"Pemuda merupakan pemimpin masa depan kita. Oleh karenanya, kita harus siapkan dengan matang termasuk budaya dan ideologi kita. Pemerintah berharap kepada Pondok Pesantren Miftachus Sunnah untuk menguatkan karakter pemuda kita," tutupnya.

Sebagai informasi, peresmian gedung asrama santri ini ditandai dengan pengguntingan pita dan tanda tangan prasasti bersama ulama dan pendiri KH Miftachul Achyar dan Ketua DPRD Jawa Timur Sahat Tua Simanjuntak.



Sumber: PR