Ucapkan Terima Kasih, Menlu Undang Tim Penjemputan dan Tim Aju

Ucapkan Terima Kasih, Menlu Undang Tim Penjemputan dan Tim Aju
Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mengatakan evakuasi warga negara Indonesia (WNI) di Provinsi Hubei, khususnya Wuhan, Tiongkok, akan dilakukan dalam waktu kurang dari 24 jam. ( Foto: Beritasatu TV )
Lenny Tristia Tambun / CAH Selasa, 18 Februari 2020 | 08:07 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan akan mengundang 42 orang tim jemput dan lima orang tim Aju yang melakukan misi penjemputan 238 WNI dari Kota Wuhan, Provinsi Hubei, Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Kota ini merupakan asal penyebaran wabah penyakit virus Korona.

“Besok (hari ini) siang, rencananya, saya mengundang tim jemput WNI semuanya, 42 orang plus lima orang dari tim aju. Untuk menyampaikan terima kasih,” kata Retno Marsudi seusai rapat terbatas (ratas) di Kantor Presiden, Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (17/2/2020).

Menurutnya, budaya terima kasih perlu dikembangkan. Apalagi mengingat misi yang dilakukan 47 orang dari dua tim ini sangat tidak mudah. Namun, mereka mampu menjalankan misi itu dengan baik.

Menlu Retno Marsudi Pastikan 362 WNI di MS Westerdam, Sehat

“Karena kita perlu mengembangkan budaya terima kasih karena misi mereka bukan misi yang mudah dan dapat mereka jalan kan dengan baik,” ujar Retno Marsudi.

Ia sendiri bersyukur karena proses evakuasi dari Wuhan hingga masa observasi selama 14 hari di Natuna yang dialami 238 WNI telah berjalan dengan baik. Sekarang ini, mereka sudah kembali ke keluarga masing-masing.

Pemerintah Masih Terus Waspadai Perkembangan Covid-19

“Saya ingin sampaikan bahwa per hari Sabtu kemarin, evakuasi WNI dari Wuhan sudah selesai. Dua tahapan penting dapat kita selesaikan, alhamdulillah. Jadi evakuasi dan masa observasi di Natuna sudah selesai. Sekarang mereka sudah kebali ke keluarga masing-masing,” jelas Retno Marsudi.

Untuk diketahui, masa observasi dan karantina 285 WNI, yang terdiri dari 238 WNI yang tinggal di Provinsi Hubei, 1 WNA (suami dari WNI), 5 anggota tim pendahulu KBRI Beijing, dan 42 orang dari tim penjemput termasuk kru pesawat dan petugas kesehatan telah selesai pada 15 Februari 2020. Mereka telah pulang ke keluarga masing-masing pada Minggu (16/2/2020), setelah dinyatakan sehat oleh Kementerian Kesehatan sesuai dengan standar WHO.



Sumber: BeritaSatu.com