Kepala BPIP: Agama dan Pancasila Tak Terpisahkan

Kepala BPIP: Agama dan Pancasila Tak Terpisahkan
Kepala BPIP Yudian Wahyudi seusai dilantik oleh Presiden Joko Widodo di Istana Presiden, Jakarta Pusat, Rabu, 5 Februari 2020. ( Foto: Beritasatu.com/Lenny Tristia Tambun )
Carlos KY Paath / FER Selasa, 18 Februari 2020 | 20:40 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Yudian Wahyudi, menyatakan agama dan Pancasila justru tidak terpisahkan.

Mahfud MD: Penataran P4 Akan Dihidupkan Kembali

Yudian meluruskan pernyataannya beberapa waktu lalu terkait hubungan agama dan Pancasila yang menuai kontroversi di tengah kalangan masyarakat luas.

"Saya meralat pendapat saya. Jadi Pancasila tidak mengisi agama, agama yang mengisi Pancasila," tegas Yudian saat rapat kerja (raker) BPIP dengan Komisi II DPR di Kompleks Gedung Parlemen, Jakarta, Selasa (18/2/2020).

Yudian pun menyebutkan, maksudnya agama jadi musuh kalau ada orang-orang beragama menggunakan agama secara sepihak, secara ekstrem. "Ini menjadi musuh ini yang dimaksudkan. Jadi tujuan saya ke sana sebenarnya," jelas Yudian.

Ini Tiga Tugas Kepala BPIP yang Baru Dilantik Jokowi

Yudian mengatakan, Pancasila merupakan konsensus tertinggi di Indonesia. "Saya ingin mengingatkan bahwa kenikmatan ini harus kita syukuri. Cara melihatnya seperti apa, maka saya katakan. Jadi, Pancasila itu adalah konsensus tertinggi di Republik Indonesia," tandas Yudian.



Sumber: BeritaSatu.com