Politisi Golkar Sarankan RUU Cipta Kerja Dibahas di Baleg

Politisi Golkar Sarankan RUU Cipta Kerja Dibahas di Baleg
Politisi dari Partai Golkar Mukhtarudin. ( Foto: istimewa )
Chairul Fikri / CAH Kamis, 20 Februari 2020 | 13:20 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Anggota Komisi VI DPR RI, Mukhtarudin meminta agar pembahasan RUU Omnibus Law Cipta Kerja dibahas melalui mekanisme Badan Legislasi DPR. Alasannya agar pembahasan RUU itu lebih terarah dan bisa lebih cepat selesai. 

"Karena butuh kecepatan maka akan lebih baik prosesnya melalui Badan Legislasi ketimbang lewat Pansus. Meskipun penyelesaian secara cepat tapi tahapan, mekanisme dan substansi tidak boleh diabaikan. Karena Undang-Undang ini harus berkualitas dan jangan sampai nanti digugat dan dibatalkan oleh Mahkamah Konstitusi," ungkap Mukhtarudin di Jakarta, Kamis (20/2/2020).

Ini Sikap Terbaru DPR soal Omnibus Law

Ditambahkan Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar itu, Omnibus law merupakan kebutuhan bangsa. Untuk itu, menurutnya semua stakeholder harus punya persepsi yang sama. Hal ini mengingat pemerintah sudah menyerahkan RUU Omnibus law ke DPR RI dan harus segera menindaklanjuti secara cepat agar tahapan-tahapan pembahasan segera dilakukan. DPR selaku perwakilan rakyat tentu akan membahas substansi dan materi RUU Omnibus Law Cipta Kerja ini dengan melibatkan semua pihak. Baik itu buruh melalui serikat pekerja, termasuk pengusaha.

Fraksi Partai Demokrat Ingin RUU Cipta Kerja Dibahas Pansus

"Jadi perdebatannya masuk dalam DPR, jangan berdebat di luar parlemen. Biarkan bola ini bergulir jangan ditolak dulu, kalau ada masukkan silahkan sebanyak-banyaknya. Pentingnya soal penyederhanaan regulasi dalam rangka mempermudah investasi. Hal ini supaya kita bisa memenangkan pertarungan ekonomi di tingkat global. Perlu diingat bahwa peperangan kita hari ini adalah peperangan ekonomi," tandasnya.



Sumber: BeritaSatu.com