Saksi Akui Serahkan Rp 1,5 Miliar ke Rano Karno
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Saksi Akui Serahkan Rp 1,5 Miliar ke Rano Karno

Kamis, 20 Februari 2020 | 17:05 WIB
Oleh : Fana Suparman / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Mantan pegawai PT Bali Pasific Pragama (BPP) Ferdy Prawiradireja mengakui menyerahkan uang ke mantan Wakil Gubernur Banten Rano Karno. Uang sebesar Rp 1,5 miliar itu diserahkan melalui ajudan Rano Karno bernama Yadi. Hal ini diungkapkan Ferdy saat bersaksi dalam sidang perkara dugaan korupsi dan pencucian uang dengan terdakwa Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (13/2/2020).

Ferdy menuturkan penyerahan uang itu salah satunya dilakukan di sebuah hotel di kawasan Serang, Banten. Uang dibungkus kantong kertas diserahkan ke ajudan Rano Karno. "Iya (Rp 1,5 miliar). (Uang dalam bentuk) rupiah. Satu kantong aja. Kantong apa namanya, yang ada di toko buku, kantong kertas gitu. Itu tahun 2012 atau 2013 ya, saya lupa," kata Ferdy Prawiradireja.

Tak Hanya Rano Karno, Suti "Atun" Karno Disebut Tercatat di Proyek Pemprov Banten

Ferdy mengklaim tidak tahu menahu mengenai asal sumber uang itu. Namun Ferdy menduga uang itu berasal dari kas kantor perusahaan milik Wawan yang berada di The East Kuningan Jakarta.

Dalam surat dakwaan Wawan, Rano Karno disebut jaksa menerima uang Rp 700 juta terkait pengadaan alat kesehatan Pemerintah Provinsi Banten. Rano Karno saat itu menjabat Wakil Gubernur Banten.

Istri Rano Karno Disebut Ikut Terima Uang dalam Proyek Alkes Banten

Dikonfirmasi terpisah, Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata memastikan pihaknya bakal mencermati setiap fakta yang mencuat di persidangan. Termasuk mengenai kerapnya nama Rano Karno disebut dalam sidang "Kita lihat perkembangan fakta hukum di persidangan apa yang terjadi dan terungkap di sana nanti JPU akan membuat laporan terkait fakta persidangan itu akan dipaparkan apakah akan dilakukan penyelidikan atau tidak," kata Alex, sapaan Alexander Marwata di Gedung KPK, Jakarta.

Jaksa KPK sedianya telah dua kali memanggil Rano Karno untuk dihadirkan dan bersaksi di sidang Wawan, yakni pada 31 Januari 2020 dan 6 Februari 2020. Namun, Rano Karno mangkir dari dua panggilan tersebut. Disinggung mengenai hal ini, Alex memastikan Jaksa akan kembali memanggil Rano Karno sepanjang keterangannya dibutuhkan untuk pembuktian di persidangan. "Nanti JPU yang akan nilai. Tetap akan dihadirkan kalau JPU menilai keterangan yang bersangkutan dirasa diperlukan sementara yang bersangkutan dipanggil nggak hadir kan bisa minta penetapan hakim untuk hadir," kata Alexander Marwata.

Diketahui, Wawan didakwa telah melakukan tindak pidana korupsi dengan mengatur proses pengusulan anggaran Dinas Kesehatan Provinsi Banten pada APBD TA 2012 dan APBD-P TA 2012 dan mengarahkan pelaksanaan Pengadaan Alat Kedokteran Rumah Sakit Rujukan Provinsi Banten pada Dinas Kesehatan Provinsi Banten TA 2012 serta mengatur dan mengarahkan pelaksanaan Pengadaan Alkes Kedokteran Umum Puskesmas Kota Tangerang Selatan APBD-P TA 2012. Atas tindak pidana tersebut, Wawan didakwa menguntungkan diri sendiri orang lain dan korupsi yang merugikan keuangan negara sekitar Rp94,2 miliar. Selain itu, Wawan juga didakwa melakukan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dari hasil korupsinya dengan nilai mencapai lebih dari Rp 500 miliar.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Di Hadapan Jokowi, Firli Mengaku Kekuatan KPK Terbatas

Ketua KPK, Firli Bahuri mengakui kekuatan yang dimiliki lembaga antikorupsi terbatas dalam memberantas korupsi di Indonesia.

NASIONAL | 9 Desember 2021

IICG Gelar Indonesia Most Trusted Companies Award

IICG bekerja sama dengan Majalah SWA menggelar acara puncak Indonesia Most Trusted Companies Award, Rabu (8/12/2021).

NASIONAL | 9 Desember 2021

Pimpinan KPK Tak Diundang Pelantikan Novel Baswedan Cs

Pimpinan KPK tidak diundang dalam acara pelantikan Novel Baswedan dkk jadi ASN Polri.

NASIONAL | 9 Desember 2021

Siap Dilantik, Novel Harap Bawa Manfaat

Novel Baswedan dan mantan pegawai KPK lainnya siap dilantik menjadi ASN Polri.

NASIONAL | 9 Desember 2021

Viral, Video Tiang Beton Kereta Cepat Timpa Ekskavator

ideo viral di media sosial Twitter dan juga laman media online menayangkan tiang pilar (pier) beton Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang sengaja dirobohkan.

NASIONAL | 9 Desember 2021


Pakar Dukung Pemerataan Infrastruktur Telekomunikasi

Program pemerataan infrastruktur telekomunikasi di daerah Terpencil, Terluar, dan Tertinggal (3T) harus didukung oleh berbagai pihak.

NASIONAL | 9 Desember 2021

Hakordia, Jokowi: Ekosistem Antikorupsi Dorong Investasi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan penciptaan ekosistem antikorupsi memiliki pengaruh besar bagi investasi dan penciptaan lapangan kerja di Tanah Air.

NASIONAL | 9 Desember 2021

Jokowi Dorong RUU Perampasan Aset Jadi UU Selesai 2022

Jokowi mengatakan pemerintah akan terus mendorong segara ditetapkannya UU Perampasan Aset Tindak Pidana.

NASIONAL | 9 Desember 2021

Wapres Ma'ruf Amin Tutup Peringatan Hakordia 2021

Wapres Ma'ruf diagendakan menutup peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2021.

NASIONAL | 9 Desember 2021


TAG POPULER

# Cynthiara Alona


# Omicron


# Kecelakaan di Ruas Semarang-Demak


# Hari Antikorupsi


# Ilham Habibie



TERKINI
Pemkot Bekasi Telah Makamkan 4.587 Jenazah Covid-19

Pemkot Bekasi Telah Makamkan 4.587 Jenazah Covid-19

MEGAPOLITAN | 16 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings