Lokasi Gelap dan Hujan Jadi Kendala Pencarian Siswa Hanyut Terseret Banjir di Sleman

Lokasi Gelap dan Hujan Jadi Kendala Pencarian Siswa Hanyut  Terseret Banjir di Sleman
Proses pencarian siswa hanyut dari SMPN 1 Turi korban terseret arus banjir Sungai Sempor, Sleman. ( Foto: Antara/HO )
/ CAH Jumat, 21 Februari 2020 | 20:11 WIB

Sleman, Beritasatu.com - Tim dari BPBD Sleman mengalami kendala dalam melakukan pencarian siswa hanyut dari SMPN 1 Turi Sleman Yogyakarta yang terseret banjir di aliran Sungai Sempor, Wonokerto, Turi. Penyebabnya, kondisi lokasi yang gelap dan juga hujan yang masih mengguyur.

Para siswa hanyut terseret banjir saat melakukan kegiatan Pramuka Jumat sore.

"Kondisi sudah malam dan gelap, kami harus menggunakan lampu penerangan untuk mencari para korban lainnya," kata Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Sleman Joko Supriyanto di lokasi, Jumat malam(21/2/2020).

Bupati Sleman Sri Purnomo turut memantau perkembangan pencarian para korban. Saat ini, proses pencarian ditunda untuk sementara karena Bupati Sleman Sri Purnomo, Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Sleman Joko Supriyanto dan tim gabungan masih berkoordinasi.

Joko Supriyanto mengatakan pihaknya memerlukan beberapa tambahan lampu penerangan. "Kami membutuhkan lampu sorot untuk penerangan di area DAM Sungai Sempor," katanya.

Joko belum dapat memastikan saat ini jumlah korban yang selamat ataupun meninggal.



Sumber: ANTARA