Data Sementara, 6 Siswa Hanyut Meninggal Akibat Banjir Sleman

Data Sementara, 6 Siswa Hanyut Meninggal Akibat Banjir Sleman
Tim Basarnas terus berupaya melakukan pencarian dan evakuasi terhadap para siswa korban banjir yang melanda Sungai Sempor, Sleman, Jumat, 21 Februari 2020. (Foto: istimewa)
/ CAH Jumat, 21 Februari 2020 | 22:15 WIB

Sleman, Beritasatu.com - Di tengah kegelapan malam, tim Basarnas terus melakukan pencarian korban siswa hanyut akibat terseret banjir Sleman, Jumat (21/2/2020) sore. Data sementara dari Basarnas menyebutkan jumlah korban meninggal kini enam siswa. 

Kepala Basarnas Yogyakarta Wahyu Efendi mengatakan pada pukul 19.40 WIB korban keenam ditemukan. Dari 239 siswa yang selamat sudah melapor ke sekolah dan lainnya belum ditemukan.

Baca Juga: Detik-detik Ratusan Siswa Hanyut Terseret Banjir Sleman

Kejadian bermula dari kegiatan siswa-siswa Kelas 7 dan 8 SMPN 1 Turi yang sedang melaksanakan susur sungai. Mereka hanyut terbawa arus deras sungai saat kegiatan berlangsung.

Kegiatan pramuka SMPN 1 Turi dilaksanakan sekitar pukul 14.30 WIB di Sungai Sempor, Padukuhan Donokerto, Kecamatan Turi.

Baca Juga: Lokasi Gelap dan Hujan Jadi Kendala Pencarian Siswa Hanyut Terseret Banjir di Sleman

Kegiatan itu dilakukan saat terjadi hujan deras di sekitar lokasi. Hujan membuat debit air menjadi jauh lebih deras dari biasanya.

Dalam peristiwa itu, beberapa siswa dinyatakan tewas, sedangkan yang lainnya dikabarkan luka, dan sebagian lainnya belum ditemukan.

Menurut Wahyu, hingga saat ini Tim SAR gabungan masih melakukan penyisiran baik di sungai dan di darat.



Sumber: ANTARA