Pustakawan Berperan Tingkatkan Budaya Literasi

Pustakawan Berperan Tingkatkan Budaya Literasi
Perpustakaan Nasional akan menggelar Rakornas 2020 dengan mengangkat tema 'Inovasi dan Kreativitas Pustakawan Dalam Penguatan Budaya Literasi Mewujudkan SDM Unggul Menuju Indonesia Maju' pada 25-27  Februari  2020, di Jakarta.  ( Foto: Beritasatu Photo / Indah Handayani )
Indah Handayani / FER Jumat, 21 Februari 2020 | 23:53 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Kepala Perpustakaan Nasional (Perpusnas), Muhammad Syarif Bando, mengatakan, pustakawan memiliki peran penting dalam transfer pengetahuan untuk membentuk budaya literasi.

Najwa Shibab Kembali Dipercaya Perpusnas Jadi Duta Baca Indonesia

"Tanpa kemampuan literasi yang memadai, masyarakat mudah terjerumus pada informasi yang palsu dan menyesatkan," ujar Muhammad Syarif Bando di Jakarta, Jumat (21/2/2020).

Menurut Syarif Bando, kemampuan literasi bukan lagi sebatas baca tulis, namun juga memaknai dan memahami segala informasi maupun ilmu pengetahuan yang diperoleh.

"Hal ini, tentu saja menuntut kemampuan para pustakawan dalam mengelaborasikan sumber-sumber informasi sehingga masyarakat memperoleh kecakapan keterampilan yang berguna untuk meningkatkan kesejahteraan," jelasnya.

Perpusnas Dorong Inovasi dan Kreativitas Pustakawan

Syarif Bando menambahkan, pustakawan harus memiliki sikap inovatif sesuai dengan perkembangan jaman. "Alhasil, pustakawan bukan hanya melayani, tapi juga menjadi sumber transfer pengetahuan kepada masyarakat," tegasnya

Untuk meningkatkan kemampuan pustakawan, kata Syarif Bando, Perpusnas akan menggelar Rakornas Perpustakaan Nasional 2020, pada 25-27 Februari 2020.

"Kegiatan rakornas bertujuan untuk mengintegrasikan pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan perpustakaan dan pembudayaan kegemaran membaca lintas pusat dan daerah," pungkas Syarif Bando.



Sumber: BeritaSatu.com