Polda DIY akan Periksa Insiden Siswa Hanyut di Sleman

Polda DIY akan Periksa Insiden Siswa Hanyut di Sleman
Proses pencarian siswa hanyut dari SMPN 1 Turi korban terseret arus banjir Sungai Sempor, Sleman. ( Foto: Antara/HO )
/ WBP Sabtu, 22 Februari 2020 | 09:17 WIB

Yogyakarta, Beritasatu.com - Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akan melakukan pemeriksaan atas insiden ratusan siswa-siswi SMPN 1 Turi saat kegiatan susur sungai di Sungai Sempor, Turi, Sleman pada Jumat (21/2/2020).

"Tentu akan kami lakukan pemeriksaan siapa yang harus bertanggung jawab akan peristiwa banjir Sleman" kata Kepala Bidang Humas Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Kombes Yuliyanto melalui keterangan tertulis di Yogyakarta, Sabtu (22/2/2020).

Menurut dia, polisi juga memeriksa aturan-aturan dalam kegiatan Pramuka berupa susur sungai yang mengakibatkan ratusan siswa hanyut itu. "Aturan-aturan dalam kegiatan pramuka yang berisiko juga sedang kami dalami, sehingga nantinya penyidik bisa menentukan para pihak yang akan bertanggung jawab," kata Yuliyanto.

Baca Juga: Jumlah Korban Meninggal Akibat Hanyut di Sleman Jadi 7 Orang

Komandan Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY Wahyu Pristiawan mencatat jumlah korban tewas akibat hanyut di Sungai Sempor Sleman teridentifikasi menjadi tujuh orang.

Ia menyebutkan korban yang belum ditemukan atau masih dalam pencarian berjumlah 3 orang. Sebanyak 23 orang terkonfirmasi luka-luka dan 216 orang terkonfirmasi selamat.

Baca Juga: Detik-detik Ratusan Siswa Hanyut Terseret Banjir Sleman

Sebagaimana diketahui telah terjadi kecelakaan sungai di Sungai Sempor, Turi, Sleman pada Jumat sore (21/2), dengan korban siswa-siswi SMPN 1 Turi Sleman yang sedang menyelenggarakan kegiatan susur sungai.

Sebelumnya, Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Yogyakarta Wahyu Efendi menuturkan bahwa peristiwa hanyutnya ratusan siswa saat susur sungai di Sungai Sempor pada Jumat (21/2) sore tidak didahului tanda-tanda hujan di lokasi kejadian dan air meluap secara tiba-tiba.

Setelah sungai meluap, siswa-siswa kelas 7 dan 8 SMPN 1 Turi dengan total sekitar 249 siswa hanyut terbawa arus deras sungai. Dalam peristiwa itu, beberapa siswa dinyatakan tewas, sedangkan yang lainnya dikabarkan luka, dan sebagian lainnya belum ditemukan.



Sumber: ANTARA