Jelang PON XX, Menpora: Mari Lawan Narkoba Bersama

Jelang PON XX, Menpora: Mari Lawan Narkoba Bersama
Menpora Zainudin Amali (kanan) dan Ketua Komite Olimpiade Indonesia, Raja Sapta Oktohari. (Foto: ANTARA)
Jayanty Nada Shofa / JNS Minggu, 23 Februari 2020 | 17:16 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Jelang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali berharap pemuda Indonesia dapat bebas dari penyalahgunaan narkoba.

Tidak dapat dipungkiri angka penggunaan narkoba di Indonesia terus meningkat. Menurut data Badan Narkotika Nasional (BNN), pengguna narkoba di Indonesia telah mencapai 3,6 juta orang di tahun 2019. Bahkan, di tahun 2018, angka penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar mencapai angka 2,29 juta orang.

"Seperti yang kita tahu, negara kita darurat narkoba dan yang terkena dampak buruk narkoba adalah sebagian besar anak-anak muda kita yang menjadi tanggung jawab kita bersama dan Menpora," ujar Zainudin ketika mengikuti car free day di daerah Bundaran HI, Jakarta, Minggu (23/2/2020).

Menpora kemudian mengapresiasi Kapolda Metro Jaya dalam menyelenggarakan car free day (CFD) dengan tema "Bersama Lawan Narkoba, Menuju Jakarta Zero Narcotic,". Acara ini turut mempromosikan diselenggarakannya PON XX pada Oktober mendatang di Papua.

"Papua adalah bagian dari NKRI. Maka, PON Papua, sama dengan di provinsi-provinsi lainnya, wajib kita dukung dan semarakkan. Terima kasih kepada Kapolda Metro Jaya yang telah mengampanyekan PON XX 2020 Papua. Bebas narkoba dan berprestasi di olahraga adalah harapan untuk maju di masa yang akan datang," pungkas Zainudin.

Sementara itu, Kapolda Metro Jaya Nana Sudjana menekankan Indonesia saat ini sudah darurat narkoba dengan peredarannya sudah memasuki hingga pelosok desa.

"Narkoba sangat membahayakan dengan melemahkan dan merusak anak bangsa dan generasi muda. Kami dari Polda Metro Jaya,  BNNP, serta tokoh agama dan masyarakat terus menggelorakan perang terhadap narkoba. Kami juga berharap penyelenggaraan PON XX 2020 Papua menjadi ajang para pemuda yang sehat dan bebas tanpa narkoba," ujarnya.



Sumber: PR