Tragedi Siswa Hanyut, Polda DIY Tahan Pembina Pramuka

Tragedi Siswa Hanyut, Polda DIY Tahan Pembina Pramuka
Upaya pencarian korban siswa hanyut di Sungai Cempor, Sleman. ( Foto: ANTARA )
Farouk Arnaz / WBP Minggu, 23 Februari 2020 | 21:02 WIB

Jakarta, Beritsatu.com - Polda DIY menahan satu orang berinisial IYA sebagai tersangka dalam tragedi susur sungai yang melibatkan pelajar SMPN 1 Turi Sleman yang hanyut di Sungai Sempor, Dusun Dukuh, Desa Donokerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman, Yogyakarta.

“Sudah ditahan tadi malam. Kemungkinan tersangka lain mengembang. Satu orang yang ditetapkan sebagai tersangka ini merupakan pembina Pramuka sekaligus guru SMP Negeri 1 Turi,” kata Kabid Humas Polda DIY Kombes Yuliyanto saat dihubungi Beritasatu.com Minggu (23/2/2020).

Baca Juga: FSGI Desak Pemda Evaluasi Kegiatan Pramuka SMPN 1 Turi

Tersangka dijerat Pasal 359 KUHP, tentang kelalaian yang menyebabkan orang lain meninggal dunia. Selain itu, polisi mengenakan Pasal 360 KUHP, karena kelalaian menyebabkan orang lain luka-luka. Ancamannya hukuman maksimal 5 tahun penjara.

Baca Juga: Polda DIY Tetapkan Satu Tersangka Insiden Siswa Hanyut di Sleman

Sebanyak 10 siswi tewas dari total 249 siswa yang mengikuti giat tersebut. Sementara 216 siswa terkonfirmasi selamat dan 23 siswa hanyut dan mengalami luka-luka. Adapun 10 jenazah siswi malang itu telah ditemukan.



Sumber: BeritaSatu.com