Evakuasi 74 WNI di Kapal Diamond Princess, Pemerintah Masih Negosiasi dengan Jepang
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Evakuasi 74 WNI di Kapal Diamond Princess, Pemerintah Masih Negosiasi dengan Jepang

Senin, 24 Februari 2020 | 13:54 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy belum bisa memastikan waktu pelaksanaan evakuasi, serta penggunaan kapal laut atau pesawat untuk mengevakuasi 74 Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di kapal pesiar Diamond Princess.

Sebab, hingga saat ini pemerintah Indonesia masih dalam proses negosiasi dengan pemerintah Jepang terkait evakuasi 74 WNI di kapal pesiar tersebut yang sedang berlabuh di Yokohama, Jepang.

“Nanti kita tangani satu persatu. Yang sekarang ini, yang sudah mengapung-apung harus segera kita tangani dan selesaikan. Dan kalau sekarang kan masih ada pemerintah Jepang. Sekarang masih negosiasi dengan pemerintah Jepang, bagaimana supaya warga negara di sana bisa ditangani,” kata Muhadjir Effendy seusai rapat internal dengan Presiden Joko Widodo di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (24/2/2020).

Diakuinya, dalam melakukan evakuasi, pihaknya harus menjunjung tinggi prinsip kehati-hatian. Apalagi saat ini, 74 WNI tersebut berada di atas kapal yang menjadi pusat epicentrum wabah virus korona. Karena di kapal itu terjadi penularan wabah virus Korona jenis baru yang sangat massal. Angka penularan sudah mencapai 15%.

“Maka dari itu, karena epicentrum itu, harus kita tangani dengan hati-hati. Intinya kita harus tangani satu persatu. Tadi juga Bapak Presiden meminta kita harus membentuk kemungkinan terjadinya epicentrum baru,” ujar Muhadjir Effendy.

Karena kemungkan epicentrum virus korona jenis baru, lanjutnya, Presiden sudah memerintahkan agar kementerian terkait untuk mengambil tindakan untuk menyelamatkan WNI, baik yang berada di Tanah Air maupun yang berada di atas kapal.

“Kita harus menyelematkan WNI kita. Dan Alhamdullilah masih dalam keadaan zero dan harus kita syukuri dan kita jaga,” tegas Muhadjir Effendy.

Sebelumnya, sebanyak 74 WNI yang berada di atas kapal pesiar Diamond Princess keberatan dievakuasi menggunakan kapal laut. Karena waktu proses evakuasi akan memakan waktu yang lama, belum lagi ditambah dengan waktu observasi selama 14 hari.

Seperti diketahui, Menteri Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, dan KSAL Laksamana TNI Siwi Sukma Adji telah menggelar rapat koordinasi pada Kamis (20/2/2020) malam. Rapat tersebut sekaligus mendengarkan pemaparan kesiapan KRI Dr Soeharso untuk mengevakuasi WNI di Kapal Diamond Princess yang membutuhkan waktu 34 hari melalui laut.

Dalam paparannya, disampaikan perkiraan perjalanan Surabaya ke Yokohama di Jepang melalui Davao (Filipina) akan memakan waktu 11 hari. Setelah proses evakuasi, perjalanan dari Yokohama ke Surabaya melalui Ranai, Natuna, diprediksi sekitar 15 hari. Total lama perjalanan termasuk waktu sandar di pelabuhan dan upaya evakuasi adalah 34 hari.

Selain melaporkan kesiapan KRI Dr Soeharso, pada rapat tersebut dijelaskan pula proses evakuasi akan melibatkan 153 awak kapal, termasuk personel petugas kesehatan.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Menag: Santri Aset Luar Biasa yang Dimiliki Indonesia

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, santri adalah aset luar biasa yang dimiliki Indonesia.

NASIONAL | 21 September 2021

Anggota DPRD Surabaya Sambut Positif Kebijakan PPKM Izinkan Anak Masuk Mal

Anak di bawah 12 tahun boleh masuk mal sebagaimana aturan PPKM level 2-4 dari 21 September hingga 4 Oktober 2021.

NASIONAL | 21 September 2021

IPW: Surat Terbuka Junior Tumilaar di Luar Pakem TNI

Tindakan Brigjen Junior Tumilaar yang membuat surat terbuka adalah suatu tindakan yang sangat di luar pakem TNI.

NASIONAL | 21 September 2021

Prof JE Sahetapy Berpulang, Dunia Hukum Indonesia Kehilangan Sosok Hebat

Almarhum merupakan salah satu pakar hukum yang sangat konsisten terkait ancaman hukuman mati terhadap pembunuhan berencana.

NASIONAL | 21 September 2021

Kontak Senjata dengan KKB di Kiwirok Papua, 1 Prajurit TNI Gugur

Dandim 1715 Yahukimo Letkol Inf Kristian Irreuw membenarkan korban meninggal saat baku tembak dengan KKB pimpinan Lamek Taplo.

NASIONAL | 21 September 2021

Gerakan Indonesia Pasti Bisa Gelar Vaksinasi di Semarang

Gerakan Indonesia Pasti Bisa bersama Dinas Kesehatan Kota Semarang menggelar sentra vaksinasi di Mall Tentrem Semarang.

NASIONAL | 21 September 2021

Helikopter Penerbad Evakuasi Jenazah Nakes Gabriela dari Kiwirok

Pihaknya juga akan mengevakuasi warga sipil lainnya, yang diperkirakan masih ada 19 orang yang akan dievakuasi dari Kiwirok.

NASIONAL | 21 September 2021

Presiden Jokowi Resmikan Pabrik Pengolahan HSM 2 Milik Krakatau Steel

Presiden Jokowi meresmikan pengoperasian pabrik pengolahan hot strip mill (HSM) 2 milik PT Krakatau Steel di Cilegon.

NASIONAL | 21 September 2021

Anies Baswedan Penuhi Panggilan KPK, Diperiksa sebagai Saksi Korupsi Tanah Munjul

Anies berharap, keterangan yang disampaikannya dapat membantu tugas penyidik KPK dalam menuntaskan kasus dugaan korupsi yang sedang ditangani.

NASIONAL | 21 September 2021

Universitas Trilogi dan BSMH Jajaki Kerja Sama Tingkatkan Literasi Masyarakat

Universitas Trilogi dan Berita Satu Media Holdings (BSMH) menjajaki kerja sama dalam meningkatkan literasi masyarakat.

NASIONAL | 21 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Napoleon Bonaparte


# Anies Baswedan


# PPKM


# Bangga Buatan Indonesia



TERKINI
Menag: Santri Aset Luar Biasa yang Dimiliki Indonesia

Menag: Santri Aset Luar Biasa yang Dimiliki Indonesia

NASIONAL | 8 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings