Penipu Putri Arab Setengah Triliun Selalu Berpindah Hotel
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 525.662 (-1.24)   |   COMPOSITE 6338.51 (-5.53)   |   DBX 1329.17 (4.38)   |   I-GRADE 184.48 (-0.62)   |   IDX30 515.715 (-0.76)   |   IDX80 138.838 (-0.35)   |   IDXBUMN20 409.612 (-1.56)   |   IDXESGL 142.422 (-0.71)   |   IDXG30 145.816 (-0.78)   |   IDXHIDIV20 454.583 (-0.64)   |   IDXQ30 147.765 (-0.2)   |   IDXSMC-COM 298.595 (-0.49)   |   IDXSMC-LIQ 365.651 (-2.56)   |   IDXV30 136.758 (-0.54)   |   INFOBANK15 1078.32 (-6.3)   |   Investor33 444.53 (-0.83)   |   ISSI 183.756 (0.28)   |   JII 631.17 (-1.36)   |   JII70 223.177 (-0.64)   |   KOMPAS100 1240.03 (-4.21)   |   LQ45 967.718 (-2.3)   |   MBX 1724.61 (-2.72)   |   MNC36 328.799 (-1.23)   |   PEFINDO25 328.487 (-3.14)   |   SMInfra18 313.342 (0.75)   |   SRI-KEHATI 378.358 (-0.94)   |  

Penipu Putri Arab Setengah Triliun Selalu Berpindah Hotel

Senin, 24 Februari 2020 | 15:21 WIB
Oleh : Farouk Arnaz / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Tersangka EMC yang menipu Putri Arab Saudi bernama Lolowah binti Mohammed bin Abdullah Al-Saud tinggal di hotel secara berpindah-pindah sebelum berhasil ditangkap.

“Dia sekarang dibawa ke Bareskrim untuk dimintai keterangan. Dia ini berpindah-pindah. Alamat yang diberikan kita cek sudah tidak ada. Kemudian menurut pengakuan anak-anaknya (EMC) sering ke hotel dan berpindah-pindah di setiap kota,” kata Karo Penmas Polri Brigjen Argo Yuwono di PTIK Senin (24/2/2020).

Seperti diberitakan perempuan 57 tahun itu akhirnya berhasil ditangkap di Desilva Bandara Guest House, Sukarami, Palembang, Sumatera Selatan pada Minggu (23/2).

Dalam kasus penipuan dan penggelapan terhadap Putri Arab, polisi menetapkan dua tersangka yakni EMC dan anaknya EAH.

EAH telah lebih dulu ditangkap polisi. Sementara EMC sempat lolos dari kejaran polisi sebelum akhirnya tertangkap itu.

Kedua pelaku yang telah jadi tersangka dan merupakan warga negara Indonesia (WNI) diduga mengakibatkan Putri Lolowah rugi USD 36,1jt atau setara dengan Rp 505 M. EAH dipercaya korban karena dia dulu bekerja di perusahaan milik Putri Lolowah di Malaysia.

Mereka disangka pasal penipuan, penggelapan, dan pencucian uang dalam kasus bermodus menawarkan investasi pembangunan vila dan pengadaan tanah di Bali namun tidak terealisasi sesuai kesepakatan itu.

Ada 24 orang yang sudah diperiksa yakni pelapor, pemilik dan penyewa tanah, kontraktor, pihak BPN, arsitek, aparatur desa, dan manager tanah. Belum jelas mengapa korban begitu mudah terperdaya hingga hampir setengah triliun rupiah itu.

Penyidik juga telah melakukan penyitaan barang bukti berupa
mobil Jaguar, Alpahrd, beberapa buku tanah, dokumen AJB, dan dokumen pengiriman uang dari pelapor ke terlapor

Pemblokiran juga telah dilakukan atas
7 bidang tanah di Dusin Pajeng Kawan, Tampak Siring, Gianyar dan delapan rekening BCA milik tersangka.



Sumber: BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Ini Alasan Pemerintah Evakuasi Terlebih Dahulu 188 WNI ABK Kapal World Dream

Evakuasi 188 WNI ABK Kapal World Dream menggunakan KRI Dr Soeharso supaya bisa langsung dibawa ke Pulau Sebaru tanpa melalui daratan.

NASIONAL | 24 Februari 2020

Evakuasi 74 WNI di Kapal Diamond Princess, Pemerintah Masih Negosiasi dengan Jepang

Pemerintah harus menjunjung tinggi prinsip kehati-hatian, apalagi saat ini, 74 WNI tersebut berada di atas kapal yang menjadi pusat episentrum virus korona.

NASIONAL | 24 Februari 2020

Jhonlin Ride Sukses Digelar

Sebanyak 6.500 peserta mengikuti ajang yang menyediakan hadiah Rp 500 juta ini.

NASIONAL | 24 Februari 2020

Golkar Dukung Bobby Nasution di Pilkada Medan

Partai Golkar akhirnya menetapkan dukungan terhadap Bobby Nasution sebagai calon wali kota dalam Pilkada Medan, September 2020 mendatang.

NASIONAL | 24 Februari 2020

Pemerintah Akan Evakuasi 188 WNI ABK World Dream ke Pulau Sebaru

Muhadjir Effendy menyatakan pemerintah Indonesia memutuskan akan melakukan evakuasi terhadap 188 WNI yang menjadi anak buah Kapal Pesiar World Dream.

NASIONAL | 24 Februari 2020

PSI Minta Komisioner KPAI Sitti Hikmawatty Mundur

Kerja perlindungan anak harus berada di tangan para sosok berintegritas dan berwawasan. Tidak bisa diserahkan pada sosok inkompeten seperti Sitti.

NASIONAL | 24 Februari 2020

KNPI Dukung RUU Omnibus Law

ÔÇťOmnibus Law merupakan cara pemerintahan Presiden Joko Widodo untuk menghadapi berbagai tantangan ekonomi saat ini maupun masa depan."

NASIONAL | 24 Februari 2020

Sekjen: Kami Kehilangan Putra Terbaik Partai Demokrat

"Pengabdiannya dan dedikasiya kepada Partai Demokrat kami kenang dan kami teladani."

NASIONAL | 24 Februari 2020

Ginandjar: Ibu Kota Baru Jadi Model "Smart City" Masa Depan

"Kemajuan dari teknologi digital harus bersifat inklusif. Harus dicegahnya terjadinya ketimpangan pendapatan yang makin melebar akibat ketimpangan digital."

NASIONAL | 24 Februari 2020

4 Kabupaten di NTT Tanpa Calon Perseorangan

Pilkada Serentak 2020 di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dipastikan tak diikuti calon perseorangan di empat kabupaten.

NASIONAL | 24 Februari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS