Hakim Ingatkan Rano Karno Tak Berbohong di Pengadilan
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Hakim Ingatkan Rano Karno Tak Berbohong di Pengadilan

Senin, 24 Februari 2020 | 17:42 WIB
Oleh : Fana Suparman / WM

Jakarta, Beritasatu.com - Majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta mengingatkan mantan Wakil Gubernur Banten Rano Karno mengenai acaman pidana jika memberikan keterangan tidak sebenarnya alias bohong dalam persidangan.

Acaman pidana itu dilontarkan Ketua Majelis Hakim Ni Made Sudani kepada Rano Karno yang dihadirkan sebagai saksi perkara dugaan korupsi dan pencucian uang dengan terdakwa Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan, di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (24/2/2020).

Mulanya, Jaksa Penuntut KPK mencecar Rano Karno mengenai uang Rp 1,5 miliar yang diberikan mantan pegawai Wawan bernama Ferdy Prawiradireja namun Rano mengklaim tak pernah menerima uang tersebut. Padahal, pada persidangan sebelumnya, Ferdy menyebut memberikan uang Rp 1,5 miliar kepada Rano Karno di sebuah toko buku.

"Semua keterangan itu di bawah sumpah," tegas Hakim Ni Made Sudani.

Saat kembali dicecar terkait hal itu, Rano bersikukuh menampiknya. Rano bahkan kerap berkelit saat dicecar oleh Jaksa KPK dan majelis hakim.

"Nah seperti itu jawabannya ya, karena setiap saksi itu sudah berada di bawah sumpah," ucap Hakim Ni Made Sudani.

"Saudara jangan berbohong, saudara sudah disumpah, ada acaman pidana jika saudara memberikan kesaksian tidak benar disini," kata Hakim Ni Made Sudani menegaskan.

"Siap yang mulia," kata Rano menimpali.

Dalam persidangan, Rano menyebut uang Rp 7,5 miliar yang bersumber dari PT Bali Pacific Pragama milik Wawan untuk kepentingan Pilkada Banten tahun 2011.

Dalam kontestasi itu Rano berpasangan dengan Cagub Banten Ratu Atut.
Rano mengklaim uang yang diterima dan dikelola oleh salah satu tim sukses bernama Agus Uban itu digunakan untuk keperluan kaos dan atribut kampanye.

Meski mengklaim mendapat sumbangan sekitar Rp 7,5 miliar, Rano mengaku tak melaporkannya ke KPU Provinsi Banten.

"Tidak," ucap Rano.

Selain Rano, jaksa juga menghadirkan saksi Yayah Rodiah. Staf PT Bali Pacific Pragama itu mengaku pernah beberapa kali mengeluarkan uang untuk Rano Karno. Bahkan, salah satunya senilai Rp 3,7 miliar pernah diantar ke rumah Rano Karno.
"Iya waktu itu sampai masuk (Rumah Rano). Waktu itu ketemu Pak Rano, Pak Herdi, dan Agus Ubhan. Waktu itu ngga kasih tanda terima," kata Yayah.

Sepengetahuan Yayah, pemberian uang itu terkait komitmen namun Yayah mengaku tak mengetahui lebih lanjut terkait komitmen tersebut.

"Iya terkait komitmen," kata Yayah.

Seusai persidangan, Rano bersikukuh membantah seluruh keterangan saksi yang menyebutnya menerima uang 'panas'. Rano pun hanyar menjawab diplomatis soal acaman pidana jika membuat keterangan tak benar.

"Saya paham, saya paham," katanya.

Diketahui, Wawan didakwa telah melakukan tindak pidana korupsi dengan mengatur proses pengusulan anggaran Dinas Kesehatan Provinsi Banten pada APBD TA 2012 dan APBD-P TA 2012 dan mengarahkan pelaksanaan Pengadaan Alat Kedokteran Rumah Sakit Rujukan Provinsi Banten pada Dinas Kesehatan Provinsi Banten TA 2012 serta mengatur dan mengarahkan pelaksanaan Pengadaan Alkes Kedokteran Umum Puskesmas Kota Tangerang Selatan APBD-P TA 2012.

Atas tindak pidana tersebut, Wawan didakwa menguntungkan diri sendiri orang lain dan korupsi yang merugikan keuangan negara sekitar Rp 94,2 miliar. Selain itu, Wawan juga didakwa melakukan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dari hasil korupsinya dengan nilai mencapai lebih dari Rp 500 miliar.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Perluas Pelayanan di Sumut, PPI Ikut KIM Investment Expo

Untuk memperluas dan meningkatkan pelayanan di Sumut, PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero)/PPI berpartisipasi dalam KIM Investment Expo 2021.

NASIONAL | 28 November 2021

Banjir Rendam 4 Kecamatan di Kabupaten Hulu Sungai Tengah

Bencana banjir menerjang Kabupaten Hulu Sungai Tengah di Kalimantan Selatan.

NASIONAL | 28 November 2021

Tangani Tindak Pidana Korupsi Berorientasi Perbaikan Sistem

Jaksa Agung Burhanuddin mengajak jajarannya mengubah cara berpikir terkait pemberantasan tindak pidana korupsi dengan turut berorientasi pada perbaikan sistem.

NASIONAL | 28 November 2021

Kampanye #BUMNHijaukanIndonesia Targetkan 111.000 Pohon

Menteri BUMN Erick Thohir melakukan penanaman dan donasi pohon untuk mendukung kampanye #BUMNHijaukanIndonesia

NASIONAL | 28 November 2021

Pentolan KKB Demius Magayang Terlibat Serentetan Pembunuhan

Demius Magayang merupakan salah satu komandan operasi kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua.

NASIONAL | 28 November 2021

Melalui Reforma Agraria, Bersama Hidupkan Perekonomian Bali

Diperlukan solusi untuk terus menghidupkan perekonomian di Bali, salah satunya dengan program Reforma Agraria melalui penataan akses.

NASIONAL | 28 November 2021

Optimalkan Pelayanan, PT BIMA Resmikan Grha Indraprasta

Guna mengoptimalkan pelayanan, PT Berkah Industri Mesin Angkat (BIMA) melakukan grand launching Grha Indraprasta.

NASIONAL | 28 November 2021

Tangkap Pentolan KKB, Satgas Sita Senpi Rakitan dan Peluru

Tim gabungan berhasil membekuk pentolan KKB Papua dan menyita barang bukti satu pucuk senjata api laras pendek rakitan dan delapan butir peluru.

NASIONAL | 28 November 2021

SGM Eksplor dan Alfamart Dukung Akses Pendidikan

SGM Eksplor bekerja sama dengan Alfamart mendukung akses pendidikan di Indonesia melalui program “SGM Eksplor Apresiasi Guru Bersama Alfamart”.

NASIONAL | 28 November 2021

Kronologi Satgas Nemangkawi Bekuk Pentolan KKB

Satgas Nemangkawi dan Polres Yahukimo, membekuk pentolan kelompok kriminal bersenjata KKB Demius Magayang alias Temius Magayang, di Jalan Gunung, Distrik Dekai.

NASIONAL | 28 November 2021


TAG POPULER

# Indonesia Terbuka


# Bambang Soesatyo


# Pemuda Pancasila


# Penerima Vaksin Covid-19


# Penghinaan Etnis



TERKINI
Bamsoet Jelaskan Posisinya Terkait Formula E

Bamsoet Jelaskan Posisinya Terkait Formula E

MEGAPOLITAN | 5 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings