La Nyalla: Aparat Pemda Masih Takut Ambil Kebijakan

La Nyalla: Aparat Pemda Masih Takut Ambil Kebijakan
La Nyalla Mahmud Mattalitti. (Foto: Antara)
Robertus Wardi / FER Senin, 24 Februari 2020 | 20:31 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua DPD (Dewan Perwakilan Derah), La Nyalla Mahmud Mattalitti, mengemukakan, masih banyak aparat pemerintah daerah (Pemda) yang merasa takut dalam mengambil kebijakan. Dampaknya, angka SILPA (Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran Tahun Berkenaan) banyak terjadi daerah.

"Penegakan hukum secara baik dan benar kita hormati. Namun percepatan pembangunan guna meningkatkan pertumbuhan dan pemerataan, perlu kita dukung dan prioritaskan. Terutama memberikan rasa aman dan nyaman kepada penyelenggara pemerintahan daerah, dan menciptakan kepastian hukum akan investasi,” kata Lanyalla di gedung DPD, Jakarta, Senin (24/2).

Lanyalla menjelaskan, pertumbuhan dan penciptaan lapangan kerja menjadi sangat penting seperti sering ditekankan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dalam konteks itu, kepastian hukum sangat diperlukan agar pemda dan kepala daerah bisa mengeksekusi program.

"Jika daerah maju, maka Indonesia juga pasti maju. Begitu pula sebaliknya. Karena itu, penting sekali memberikan jaminan kepada daerah agar tidak diganggu dalam menjalankan tugasnya,” tegas La Nyalla.

Menurut La Nyalla, hambatan utama pembangunan di daerah yaitu masih tingginya ego sektoral antar instansi. Ego itu terjadi baik yang di tingkat pusat, provinsi maupun kabupaten dan kota. Hal itu masih ditambah aturan yang terlalu rigid dan kaku serta tumpang tindih dan ambigunya aturan administratif pemerintahan.

"Kondisi ini justru menjadi sumber kelambanan kinerja pemerintah, khususnya dalam pembangunan di daerah," tegas La Nyalla.



Sumber: BeritaSatu.com