Pimpin Ratas, Jokowi Minta Mendagri Dorong Kepala Daerah Percepat Belanja Daerah

Pimpin Ratas, Jokowi Minta Mendagri Dorong Kepala Daerah Percepat Belanja Daerah
Joko Widodo. (Foto: Antara)
Lenny Tristia Tambun / JAS Selasa, 25 Februari 2020 | 15:03 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Untuk meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi Indonesia yang terdampak penyebaran virus korona (Virus Covid-19), Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengingatkan kepala daerah untuk segera merealisasikan belanja daerah yang tertuang dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Ini perlu saya ingatkan lagi, kita semuanya, kementerian dan lembaga agar mempercepat belanja. Dan untuk Menteri Dalam Negeri, sekali lagi saya mengingatkan agar diingatkan kepada gubernur, bupati, wali kota agar segera merealisasikan belanja APBDnya di daerah masing-masing,” kata Jokowi saat memimpin rapat terbatas yang membahas lanjutan Pembahasan Dampak Virus Covid-19 Terhadap Perekonomian Indonesia di Kantor Presiden, Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (25/2/2020).

Jokowi juga meminta agar Mendagri memastikan percepatan pencairan dana desa. Ia tahu, sudah ada beberapa dana desa yang sampai di desa tetapi belum digunakan untuk pembangunan desa itu sendiri. “Segera dorong mereka agar belanja sesuai dengan rencana yang sudah mereka miliki,” ujar Jokowi.

Kemudian, Jokowi juga meminta program-program perlindungan sosial dan bantuan sosial segera dieksekusi. Baik itu Program Keluarga Harapan (PKH) maupun bantuan sosial lainnya, serta program padat karya dan padat moda yang berdampak langsung kepada masyarakat haris dilakukan kembali.

“Saya kira ini di Kementerian PUPR, di Kementerian BUMN, di Kementerian Perhubungan, Kementerian Pertanian, dalam membangun irigasi misalnya, Kementerian KKP, saya minta dipercepat realisasinya,” tegas Jokowi.

Tidak hanya itu, Presiden Jokowi juga meminta langkah-langkah menurunkan defisit transaksi dapat terus berjalan. Sehingga neraca perdagangan betul-betul dapat dijalankan secara efektif dan di lapangan dikontrol.

”Sehingga kita bisa menekan impor. Saya kira ini yang jadi prioritas kita,” tutur Jokowi.



Sumber: BeritaSatu.com