Waspadai Modus-modus Sindikat Mafia Tanah
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Waspadai Modus-modus Sindikat Mafia Tanah

Selasa, 25 Februari 2020 | 19:48 WIB
Oleh : Fana Suparman / YS

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR)/ Badan Pertanahan Nasional (BPN) berkomitmen memberantas praktik mafia tanah melalui kerja sama dengan aparat kepolisian yang dimulai pada 2017 lalu.

Pada tahun lalu, ATR/BPN memproses hukum sekitar 60 kasus mafia tanah yang ditaksir merugikan hingga mencapai sekitar Rp 80 miliar. Sementara untuk 2020 ini, ATR/BPN menargetkan memproses sekitar 61 sengketa tanah yang terindikasi melibatkan mafia tanah.

"sebanyak 61 kasus yang sekarang kita targetkan. Yang 2020 baru kita mulai, belum ada hitungannya (kerugiannya). Kalau yang (2019) kemarin ada 80 miliar (kerugiannya)," kata Dirjen Penanganan Masalah Agraria, Pemanfaatan Ruang dan Tanah, Agus Widjayanto di kantornya, Selasa (25/2/2020).

Dijelaskan, dari berbagai kasus yang telah diproses, sejumlah modus yang digunakan para mafia tanah. Modus kasus mafia tanah yang paling dominan terjadi adalah pemalsuan hak.

Menurut Agus, sistem hukum pertanahan di Indonesia menjadi celah yang dimanfaatkan oleh mafia tanah. Hal ini lantaran, banyak bukti hak alas yang ada di Indonesia. Girik, eigendom verponding, hingga Surat Keterangan Penguasaan Tanah, masih dipergunakan untuk mengklaim suatu bidang tanah. Padahal, kata Agus untuk administrasi pergirikan saat ini sudah tidak tertib.

"Inilah yang kemudian banyak digunakan kesempatan untuk memproduksi girik-girik yang sebenarnya tidak ada. Kalau kita bilang disini jadinya 'surat mencari tanah'. Ada lahan kosong taruh saja girik nya di situ, ternyata sudah ada sertifikat di situ," katanya.

Selain itu, kata Agus, mafia tanah kerap menggunakan modus dengan menggugat ke pengadilan. Dengan berbagai cara, mafia tanah kemudian memenangkan gugatan di pengadilan, meski diputus verstek atau tanpa kehadiran pihak tergugat.

"Sekarang ada modus. Ada tanah kosong, digugat dan diputus verstek atau diputus tanpa kehadiran tergugat. Diputuskan lah penggugat sebagai pemilik tanah. Atas dasar itu dia ajukan permohonan ke BPN. BPN menolak digugat lagi ke PTUN, tapi dia sudah punya putusan perdata. Kalau dikabulkan maka putusan PTUN akan membatalkan sertifikat yang sudah ada. Ini modus juga," katanya.

Agus menuturkan, di Bekasi pada tahun lalu, ditemukan modus blanko girik lama. Blanko tersebut masih kosong, dan mafia tanah menuliskan data sendiri. Selain itu, terdapat modus memalsukan sertifikat atau surat kuasa. Surat tersebut kemudian dipergunakan sindikat mafia tanah untuk mengajukan sertifikat pengganti atas nama yang sama dengan pemilik sebenarnya. Surat pengganti itu kemudian yang diperjualbelikan oleh sindikat tanpa sepengetahuan pemilik asli.

"Setelah keluar yang palsu dijual dan ganti nama. Saya yang aslinya tidak tahu," katanya

Agus memastikan, pihaknya akan memproses hukum pihak-pihak yang mencoba melakukan pidana melalui kerja sama dengan aparat kepolisian. Apalagi, modus-modus itu menyiratkan kejahatan yang terorganisir. Agus berharap, proses hukum ini akan membuat jera sindikat mafia tanah.

"Semoga masyarakat jera dan tidak coba-coba melakukan perbuatan hukum seperti itu," katanya.

Ditambahkan, untuk memaksimalkan penindakan terhadap mafia tanah, pihaknya terus bertukar informasi dengan aparat kepolisian.

"Kita paparan sama-sama. Sharing data dan informasi kita tentukan langkah-langkahnya," katanya.

Selain proses hukum, ATR/BPN juga berupaya mencegah praktik mafia migas dengan menggencarkan digitalisasi data pertanahan. Dengan digital database ini, Kementerian ATR/BPN berharap dapat menutup celah pemalsuan hak tanah.

"Kita punya data 60 juta bidang tanah dan kalau itu didokumenkan ada 2 miliar dokumen dan baru sedikit yang terdigitalisasi. Untuk menekan konflik, kehilangan data kita manfaatkan digital base. Jadi kita akan meluncurkan sertifikat digital untuk meminimalisasi pemalsuan dan sebagainya," kata Sekjen Kementerian ATR/BPN Himawan Arief Sugoto.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan


BERITA LAINNYA

Kejagung Tetapkan Alex Noerdin Tersangka Dugaan Korupsi Pembelian Gas Bumi

Leonard mengatakan Alex Noerdin langsung ditahan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya selama 20 hari ke depan.

NASIONAL | 16 September 2021

Ketua KPK: Pembinaan SDM Transparan Hindarkan Jual Beli Jabatan

Ketua KPK mengatakan praktik jual beli jabatan dapat dihindarkan jika pembinaan SDM di Pemda dilaksanakan secara akutanbel dan transparan.

NASIONAL | 16 September 2021

Presiden Pariwisata Dunia Terpukau pada Baju Adat Gorontalo Menparekraf

Bulut Bagci menilai bahwa Indonesia memiliki kekayaan pariwisata. Bahkan dia menyebut Indonesia sebagai "kelas satu" wisata dunia.

NASIONAL | 16 September 2021

Erick Thohir: Tidak Ada Tempat bagi Radikalisme di Tubuh BUMN

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memastikan tidak ada tempat terorisme di tubuh BUMN.

NASIONAL | 16 September 2021

Pembangunan Bendungan Mbay Capai Tahap Sosialisasi Pelaksanaan di Tiga Kecamatan

Bupati Nagekeo Johanes Don Bosco Do mendukung penuh pembangunan Bendungan Nagekeo yang akan membawa manfaat besar bagi masyarakat Nagekeo.

NASIONAL | 16 September 2021

Wapres Ma'ruf Amin Tinjau Kegiatan PTM dan Vaksinasi di Provinsi Banten

Wapres Ma'ruf Amin melakukan peninjauan PTM terbatas di SMAN 19 Kabupaten Tangerang dan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Ponpes An-Nawawi Tanara.

NASIONAL | 16 September 2021

PON XX Papua, Polri-TNI Siapkan Langkah Cegah Gangguan KKB

Polri bersama TNI telah menyiapkan langkah pencegahan terhadap gangguan dari KKB yang kemungkinan muncul ketika perhelatan PON XX Papua.

NASIONAL | 16 September 2021

KLHK Perintahkan Penambangan Emas Tanpa Izin di Sulut Dihentikan

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan meminta aktivitas penambangan emas tanpa izin di Bolaang Mongondouw, Sulut dihentikan.

NASIONAL | 16 September 2021


11 Perwira Tinggi Polri Naik Pangkat

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin upacara Korps Rapor atau kenaikan pangkat 11 perwira tinggi Polri, di Mabes Polri, Kamis (16/9/2021.

NASIONAL | 16 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Cristiano Ronaldo


# Kebakaran Lapas Tangerang


# Anies Baswedan


# Rimbun Air



TERKINI
Kempupera Optimistis Bendungan Margatiga Selesai Akhir 2021

Kempupera Optimistis Bendungan Margatiga Selesai Akhir 2021

EKONOMI | 15 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings