2 Warga Prancis Ingin Selamatkan Buaya Berkalung Ban

2 Warga Prancis Ingin Selamatkan Buaya Berkalung Ban
Buaya berkalung ban. (Foto: ANTARA)
John Lorry / LES Selasa, 25 Februari 2020 | 19:54 WIB

Palu, Beritasatu.com - Dua warga negara asal Prancis, Farid, dan rekannya Thomas Olivier, pencinta satwa liar, khususnya buaya menyatakan, ingin menyelamatkan buaya berkalung ban di Sungai Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng).

"Saya suka binatang, dan itu adalah petualangan yang hebat, saya sudah ke beberapa negara, namun baru kali ini saya melihat buaya yang terjerat ban,” kata Farid, di Palu, Selasa (25/2/2020)

Karena itu, kata Farid, tujuan kedatangannya ke Indonesi khususnya Kota Palu untuk menangkap buaya berkalung ban tersebut, memudian melepaskan ban yang kian menghimpit leher buaya itu.

Dia mengatakan, saat ini dirinya belum bisa melakukan upaya penangkapan karena sedang mengurus izin dari Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Sulteng untuk melakukan penyelamatan satwa di Sungai Palu itu. Terkait peralatan yang akan digunakan, Farid mangaku, tidak membawa alat khusus, namun menggunakan perangkap yang telah dibuat oleh Matt Wright asal Australia, saat melakukan upaya penyelamatan buaya tersebut beberapa waktu lalu.

Dia menjelaskan, perangkap yang sudah tersedia itu akan dimasukkan beberapa ekor ayam hidup sebagai umpan untuk memancing buaya berkalung ban itu agar bisa masuk ke dalamnya. Dia optimistis dengan cara tersebut dalam waktu satu minggu ke depan, buaya naas itu segera diselamatkan.

“Saya tidak membawa alat khusus, hanya butuh tali dan lakban saja untuk menarik dan menutup mulut buaya bila sudah terperangkap," ujarnya yakin.



Sumber: BeritaSatu.com