Kalangan Dunia Usaha Diajak Perangi Korupsi

Kalangan Dunia Usaha Diajak Perangi Korupsi
Presiden Direktur PT Mutuagung Lestari, Ir H Arifin Lambaga MSE, menyerahkan sertifikat Sistem Manajemen Anti Penyuapan ISO 37001:2016 ABMS kepada Presiden of PetroChina International Jabung Ltd, Nie Changmou di Jakarta, Selasa (25/2/2020). ( Foto: Beritasatu Photo / Feriawan Hidayat )
Feriawan Hidayat / FER Selasa, 25 Februari 2020 | 22:39 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Mutu International menyerahkan sertifikat Sistem Manajemen Anti Penyuapan ISO 37001:2016 ABMS kepada PetroChina International Jabung Ltd, di Jakarta, Selasa (25/2/2020).

Baca Juga: Mendagri Sebut Transaksi Non-Tunai Efektif Cegah Korupsi

Presiden Direktur PT Mutuagung Lestari, Ir H Arifin Lambaga MSE, mengatakan, langkah yang diputuskan pimpinan dan manajemen PetroChina International Jabung Ltd, patut diapresiasi dan diikuti oleh perusahaan lain.

"Indonesia yang saat ini jadi sorotan dunia, khususnya sebagai tujuan pengembangan dunia usaha dan investasi, terus berupaya membangun kepercayaan internasional. Kepercayaan ini dibangun untuk menunjukkan Indonesia sebagai negara yang serius memerangi korupsi maupun kejahatan korporasi," ujar Arifin.

Arifin Lambaga menyebutkan, diraihnya sertifikat SMAP ISO 37001:2016 ABMS oleh PetroChina, merupakan perwujudan gerakan turut memerangi korupsi yang digiatkan SKK Migas.

"Dalam pandangan Mutu International, korupsi bukan hanya dilakukan oleh institusi pemerintah beserta aparatnya. Sehingga untuk memeranginya, bukan hanya jadi urusan institusi pemerintah, namun juga masyarakat sipil maupun kalangan pelaku dunia usaha," tegas Arifin.

Baca Juga: Mutu International Siap Hadapi Tantangan Industri 4.0

Sementara itu, Presiden of PetroChina International Jabung Ltd, Nie Changmou, mengatakan, penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan ISO 37001:2016 ABMS merupakan komitmen pihaknya untuk mencegah risiko penyuapan.

"Dengan menerapkan standar SMAP, maka terdapat jaminan bagi manajemen, investor, para pekerja, pelanggan dan pihak terkait lainnya untuk tercegah dari resiko penyuapan," kata Nie Changmou.



Sumber: BeritaSatu.com