Jokowi Ingin Fokus Evakuasi 188 ABK WNI di World Dream

Jokowi Ingin Fokus Evakuasi 188 ABK WNI di  World Dream
Kapal Pesiar World Dream. ( Foto: Wikipedia )
Lenny Tristia Tambun / CAH Rabu, 26 Februari 2020 | 14:15 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan ingin menuntaskan evakuasi 188 anak buah kapal (ABK) berwarga negara Indonesia (WNI) yang berada di kapal pesiar World Dream. Setelah itu, baru dilanjutkan dengan evakuasi 74 ABK WNI yang berada di kapal pesiar Diamond Princess.

“Begini, jadi kita ini dapat dua hal yang harus diselesaikan secara bersamaan, yaitu ABK yang ada di World Dream dan Diamond Princess. Kemarin setelah rapat beberapa kali sudah kita putuskan yang di World Dream dulu,” kata Jokowi seusai menghadiri Sidang Pleno Istimewa Laporan Tahunan Mahkamah Agung Tahun 2019, di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta, Rabu (26/2/2020).

Alasan evakuasi WNI di kapal World Dream didahulukan, karena jumlah WNI yang dievakuasi cukup banyak mencapai 188 orang dan lokasinya dekat dengan wilayah Indonesia.

“Jumlahnya lebih banyak, 188 orang, juga berada di dekat kita. Sehingga kita putuskan segera dijemput oleh KRI Soeroso. Dibawa ke mana? Akhirnya diputuskan ke Pulau Sebaru, Kepulauan Seribu, karena kesiapannya lebih baik,” ujar Jokowi.

Sebelumnya, Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengetakan proses evakuasi 188 anak buah kapal (ABK) warga negara Indonesia (WNI) yang berada di kapal pesiar World Dream akan segera dilakukan pada Rabu (26/2/2020).

Diharapkan mereka dapat sampai ke Pulau Sebaru Kecil, Kabupaten Kepulauan Seribu, Provinsi DKI Jakarta pada Jumat (28/2/2020).

“Jumat nanti sudah landed, sudah sandar dan langsung masuk ke Pulau Sebaru Kecil,” kata Muhadjir Effendy seusai menghadiri rapat terbatas (ratas) di Kantor Presiden, Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (25/2/2020).



Sumber: BeritaSatu.com